Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Kawasan Hutan DLKr dan DLKp Pelabuhan Pengumpan Lokal Digelar di Desa Puusiambu

Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Kawasan Hutan DLKr dan DLKp Pelabuhan Pengumpan Lokal Digelar di Desa Puusiambu

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 184
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara, Senin (22/12/2025) — Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara melalui Dinas Perhubungan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Kawasan Hutan pada Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) Pelabuhan Pengumpan Lokal. Kegiatan ini berlangsung di Desa Puusiambu, Kecamatan Lembo, dan diikuti oleh masyarakat sekitar kawasan hutan, perangkat desa, serta perwakilan kelompok tani hutan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan kawasan hutan yang lestari, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya di wilayah pesisir dan kawasan mangrove yang memiliki fungsi strategis bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman tentang fungsi kawasan hutan, batasan pemanfaatannya, serta peluang pengelolaan hutan yang dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak ekosistem. Peserta mendapatkan edukasi terkait kawasan konservasi, hutan lindung, hutan produksi, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, serta skema perhutanan sosial yang dapat dikembangkan oleh masyarakat.

Pemateri utama, Alimuddin, S.P.,M.Si. selaku Kepala KPH XXI Laiwoi Tenggara Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, memaparkan secara komprehensif mengenai klasifikasi kawasan hutan, yakni kawasan konservasi, kawasan hutan lindung, dan kawasan hutan produksi. Ia juga menjelaskan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2021, serta berbagai bentuk pelanggaran yang kerap terjadi di kawasan hutan mangrove.

Dalam sambutannya, Alimuddin menegaskan bahwa hutan tidak hanya berfungsi sebagai penyangga kehidupan dan penjaga keseimbangan alam, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap masyarakat memahami bahwa pemanfaatan kawasan hutan harus dilakukan secara bertanggung jawab, sesuai aturan, dan tetap menjaga kelestariannya,” ujarnya.

Sementara itu, Harun Idris, S.H selaku penyidik KPH, menjelaskan secara rinci mengenai batasan kawasan hutan konservasi dan produksi, khususnya yang berada di wilayah Desa Puusiambu. Ia menekankan pentingnya pemahaman batas wilayah guna menghindari pelanggaran hukum dalam pemanfaatan kawasan hutan.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Masyarakat mempertanyakan titik dan penanda batas kawasan hutan lindung, konservasi, dan hutan produksi di Desa Puusiambu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara. Pertanyaan tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kejelasan batas kawasan sebagai dasar pengelolaan yang legal dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Ir. Alan, selaku Kepala Bidang Dinas Perhubungan, mendorong pembentukan kelompok tani sebagai wadah masyarakat dalam pemanfaatan kawasan hutan mangrove. Menurutnya, pengelolaan secara berkelompok akan memudahkan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan agar pemanfaatan mangrove tetap sejalan dengan prinsip kelestarian lingkungan.

Kepala Desa Puusiambu, Juhaena, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Konawe Utara atas dipilihnya Desa Puusiambu sebagai lokasi kegiatan sosialisasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan yang telah memilih desa kami sebagai tempat pelaksanaan sosialisasi dan edukasi pemanfaatan kawasan hutan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini juga disampaikan berbagai manfaat ekosistem mangrove, antara lain:

1. Menahan erosi dan abrasi, karena akar mangrove yang kuat mampu mencengkeram tanah dan menahan gelombang laut.

2. Menangkal intrusi air laut, yang dapat merusak kesuburan tanah dan mencemari sumber air tawar masyarakat pesisir.

3. Habitat berbagai spesies, seperti ikan, udang, kepiting, moluska, dan biota laut lainnya. Bahkan, lebih dari 75 persen spesies ikan komersial bergantung pada ekosistem mangrove.

Secara umum, fungsi ekosistem mangrove meliputi:

1. Fungsi fisik: menahan abrasi, badai, angin bermuatan garam, serta mengikat bahan pencemar di perairan pantai.

2. Fungsi biologis: sebagai habitat dan sumber makanan bagi berbagai spesies biota laut.

3. Fungsi ekonomi: mendukung pariwisata, sumber bahan kayu terbatas, serta bahan baku obat-obatan.

Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan, khususnya mangrove, serta memanfaatkan potensinya secara berkelanjutan demi kesejahteraan generasi kini dan mendatang.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ambulance Puskesmas Motui Rusak, Pasien Kecelakaan Meninggal Karena Terlambat Dirujuk

    Ambulance Puskesmas Motui Rusak, Pasien Kecelakaan Meninggal Karena Terlambat Dirujuk

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 696
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Motui, Konawe Utara (24/03/2026) – Kematian seorang pasien pria inisial EA berusia 22 Tahun asal Kelurahan Bende, Kecamatan Motui, akibat kecelakaan, membuka tabir kelalaian serius dalam layanan kesehatan publik. Ambulans milik Puskesmas Motui yang seharusnya menjadi jalur hidup pasien, ternyata sudah lama mengalami kerusakan dan tidak bisa digunakan, menyebabkan terlambatnya rujukan […]

  • Dalam Rangka Hari Kemerdekaan RI ke 79, Kapolres Konut Gelar Turnament Badminton Seri 1500

    Dalam Rangka Hari Kemerdekaan RI ke 79, Kapolres Konut Gelar Turnament Badminton Seri 1500

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 77
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the love Aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara- Dalam Rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 79, Kapolres Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), AKBP Priyo Utomo, SH.,S.I.K secara resmi menggelar turnament Bhadminton Seri 1500. Kegiatan tersebut berlangsung, Sejak Selasa 13 Agustus 2024 bertempat di Gedung Olahraga (GOR) Wanggudu. Turnament yang tenar dikenal dengan sebutan olahraga […]

  • Apel Gabungan di CBD Konasara, Wabup Konut Ancam Pecat ASN Tak Disiplin

    Apel Gabungan di CBD Konasara, Wabup Konut Ancam Pecat ASN Tak Disiplin

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 261
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara di pelataran Bundaran CBD Konasara, Senin (5/1/2026). Dalam arahannya, ia menegaskan akan memberikan sanksi tegas hingga pemecatan bagi aparatur yang tidak disiplin.   Apel gabungan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah […]

  • Tim Sepak Bola Desa Awila Menjadi Winner Di Turnamen Porseni Tingkat Kec Molawe

    Tim Sepak Bola Desa Awila Menjadi Winner Di Turnamen Porseni Tingkat Kec Molawe

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 73
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com | Konut – Tim sepak bola Desa Awila berhasil menjadi Winner di turnamen Porseni Tingkat Kec Molawe dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke 79 Th.(Senin 12/08/2024) Porseni Tingkat Kec Molawe di cabang sepak bola kali ini menerapkan pola sistem gugur dengan jumlah tim 9 Club yang terbagi 2 Grou, […]

  • Bersama Bupati Konawe Utara, Kapolres Konut Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Wujudkan Ramadhan 1447 H Aman Kondusif

    Bersama Bupati Konawe Utara, Kapolres Konut Pimpin Apel Siaga Kamtibmas Wujudkan Ramadhan 1447 H Aman Kondusif

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 152
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Kepolisian Resor (Polres) Konawe Utara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di Lapangan Mako Polres Konawe Utara, Selasa pagi (24/2/2026). Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Konawe Utara, AKBP Rico Fernanda, S.H., S.I.K., […]

  • Pembangunan Pemecahan Ombak Tidak Sesuai Spek : Bupati LSM Lira Konut mendesak APH untuk segera memeriksa direktur CV Fadhil Jaya

    Pembangunan Pemecahan Ombak Tidak Sesuai Spek : Bupati LSM Lira Konut mendesak APH untuk segera memeriksa direktur CV Fadhil Jaya

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 81
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirskyatsultra.com | Konut – pembangunan pemecah ombak atau biasa disebut Break Water di pantai Desa Mandiodo Kec Molawe Kab Konawe Utara yang di bangun tahun 2024 itu diduga tidak sesuai dengan spek atau Rencana Anggaran Biaya(RAB). Proyek pembangunan bangunan pelindung pantai desa mandiodo di adakan oleh dinas PUPR Konawe Utara dengan menggelontorkan sejumlah […]

expand_less