Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Kawasan Hutan DLKr dan DLKp Pelabuhan Pengumpan Lokal Digelar di Desa Puusiambu

Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Kawasan Hutan DLKr dan DLKp Pelabuhan Pengumpan Lokal Digelar di Desa Puusiambu

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 504
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara, Senin (22/12/2025) — Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara melalui Dinas Perhubungan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Kawasan Hutan pada Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) Pelabuhan Pengumpan Lokal. Kegiatan ini berlangsung di Desa Puusiambu, Kecamatan Lembo, dan diikuti oleh masyarakat sekitar kawasan hutan, perangkat desa, serta perwakilan kelompok tani hutan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan kawasan hutan yang lestari, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya di wilayah pesisir dan kawasan mangrove yang memiliki fungsi strategis bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman tentang fungsi kawasan hutan, batasan pemanfaatannya, serta peluang pengelolaan hutan yang dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak ekosistem. Peserta mendapatkan edukasi terkait kawasan konservasi, hutan lindung, hutan produksi, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, serta skema perhutanan sosial yang dapat dikembangkan oleh masyarakat.

Pemateri utama, Alimuddin, S.P.,M.Si. selaku Kepala KPH XXI Laiwoi Tenggara Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, memaparkan secara komprehensif mengenai klasifikasi kawasan hutan, yakni kawasan konservasi, kawasan hutan lindung, dan kawasan hutan produksi. Ia juga menjelaskan ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2021, serta berbagai bentuk pelanggaran yang kerap terjadi di kawasan hutan mangrove.

Dalam sambutannya, Alimuddin menegaskan bahwa hutan tidak hanya berfungsi sebagai penyangga kehidupan dan penjaga keseimbangan alam, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan edukasi ini, kami berharap masyarakat memahami bahwa pemanfaatan kawasan hutan harus dilakukan secara bertanggung jawab, sesuai aturan, dan tetap menjaga kelestariannya,” ujarnya.

Sementara itu, Harun Idris, S.H selaku penyidik KPH, menjelaskan secara rinci mengenai batasan kawasan hutan konservasi dan produksi, khususnya yang berada di wilayah Desa Puusiambu. Ia menekankan pentingnya pemahaman batas wilayah guna menghindari pelanggaran hukum dalam pemanfaatan kawasan hutan.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Masyarakat mempertanyakan titik dan penanda batas kawasan hutan lindung, konservasi, dan hutan produksi di Desa Puusiambu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara. Pertanyaan tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kejelasan batas kawasan sebagai dasar pengelolaan yang legal dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Ir. Alan, selaku Kepala Bidang Dinas Perhubungan, mendorong pembentukan kelompok tani sebagai wadah masyarakat dalam pemanfaatan kawasan hutan mangrove. Menurutnya, pengelolaan secara berkelompok akan memudahkan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan agar pemanfaatan mangrove tetap sejalan dengan prinsip kelestarian lingkungan.

Kepala Desa Puusiambu, Juhaena, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Konawe Utara atas dipilihnya Desa Puusiambu sebagai lokasi kegiatan sosialisasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Perhubungan yang telah memilih desa kami sebagai tempat pelaksanaan sosialisasi dan edukasi pemanfaatan kawasan hutan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini juga disampaikan berbagai manfaat ekosistem mangrove, antara lain:

1. Menahan erosi dan abrasi, karena akar mangrove yang kuat mampu mencengkeram tanah dan menahan gelombang laut.

2. Menangkal intrusi air laut, yang dapat merusak kesuburan tanah dan mencemari sumber air tawar masyarakat pesisir.

3. Habitat berbagai spesies, seperti ikan, udang, kepiting, moluska, dan biota laut lainnya. Bahkan, lebih dari 75 persen spesies ikan komersial bergantung pada ekosistem mangrove.

Secara umum, fungsi ekosistem mangrove meliputi:

1. Fungsi fisik: menahan abrasi, badai, angin bermuatan garam, serta mengikat bahan pencemar di perairan pantai.

2. Fungsi biologis: sebagai habitat dan sumber makanan bagi berbagai spesies biota laut.

3. Fungsi ekonomi: mendukung pariwisata, sumber bahan kayu terbatas, serta bahan baku obat-obatan.

Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan, khususnya mangrove, serta memanfaatkan potensinya secara berkelanjutan demi kesejahteraan generasi kini dan mendatang.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memperingati Hari Pramuka Ke-64 Dan HUT RI Ke-80; Pemda Konut Gelar Kemah Bakti Eksekutif 2025

    Memperingati Hari Pramuka Ke-64 Dan HUT RI Ke-80; Pemda Konut Gelar Kemah Bakti Eksekutif 2025

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 307
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Konawe Utara menggelar Kemah Bakti Eksekutif Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada 13–18 Agustus 2025 di Bumi Perkemahan Lahimbua, Kecamatan Andowia. Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh […]

  • Aktivitas PT. AMI Jadi Sejuta Gudang Masalah. Tak Lakukan Sosialisasi Barang Lelang Hingga Simpan Ore Nikel Di Tanah Tak Berizin

    Aktivitas PT. AMI Jadi Sejuta Gudang Masalah. Tak Lakukan Sosialisasi Barang Lelang Hingga Simpan Ore Nikel Di Tanah Tak Berizin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 228
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Konawe Utara, 14 Mei 2025. Hiruk Pikuk Kasus Tipikor PT. Antam Tbk masih memasuki Tahap pengeluaran Ore Nikel yang menjadi Barang Bukti (BB) Pernah terjadinya penambangan tak terkendali oleh Kepala Nahkoda sebut saja PT. LAM sebagai Kontraktor di bidang pertambangan Ore Nikel di WIUP PT. Antam Tbk. Blok Mandiodo […]

  • Pemda Konut Dukung Penuh Pembangunan Lanudad Dan Skuadron TNI

    Pemda Konut Dukung Penuh Pembangunan Lanudad Dan Skuadron TNI

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 252
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., mendampingi Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumanggeruka, dalam penyambutan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), Mayjen TNI Zainuddin, bersama rombongan di Bandara Haluoleo Kendari, Kamis (18/09/2025). Penyambutan yang berlangsung hangat di Lounge VVIP Bandara Haluoleo tersebut juga dihadiri oleh jajaran […]

  • Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah, Bupati Ikbar Ajak Umat Islam Konawe Utara Menjadikan Shalat sebagai Cahaya Iman dan Penopang Kehidupan

    Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah, Bupati Ikbar Ajak Umat Islam Konawe Utara Menjadikan Shalat sebagai Cahaya Iman dan Penopang Kehidupan

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 420
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra com | Konawe Utara – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., M.H., menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Raya As-Salam Wanggudu, Jumat (23/1/2026). Kegiatan keagamaan ini berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pimpinan daerah serta masyarakat dari berbagai lapisan. Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa […]

  • Bupati Konawe Ambil Langkah Tegas Copot Empat Pejabat, ini Alasannya

    Bupati Konawe Ambil Langkah Tegas Copot Empat Pejabat, ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 298
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Bupati Konawe, Yusran Akbar, mengambil langkah tegas dengan memberhentikan empat pejabat eselon II lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe. Keputusan tersebut mulai berlaku Senin (21/4/2025) dan menjadi sinyal kuat penegakan disiplin dalam tubuh birokrasi daerah. Keempat pejabat yang diberhentikan sementara dari jabatannya adalah Rebiansyah Putra Halip, Inspektur Daerah; Dahlan, Kepala Dinas […]

  • APPD Konawe Utara Angkat Bicara Persoalan Penutupan Jembatan Bailey Di Kecamatan Oheo

    APPD Konawe Utara Angkat Bicara Persoalan Penutupan Jembatan Bailey Di Kecamatan Oheo

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 252
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Aliansi Pemuda Pemerhati Daerah (APPD) Konawe Utara, menanggapi persoalan penutupan jembatan bailey di desa sambandeta, kecamatan oheo, kabupaten konawe utara. Jembatan Bailey yang baru diresmikan oleh gubernur pada tanggal 25 july 2025 ini memiliki panjang 51 meter, terdiri dari tiga segmen, dan dibangun dalam waktu 75 hari kalender […]

expand_less