Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Diduga Jarah Kawasan Hutan dan Praktik PETI, PT KES Digugat ke ESDM, KLHK dan Kejagung RI

Diduga Jarah Kawasan Hutan dan Praktik PETI, PT KES Digugat ke ESDM, KLHK dan Kejagung RI

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • visibility 182
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Jakarta, Rabu 4 Februari 2026 – Dugaan kejahatan lingkungan dan pertambangan yang menyeret PT Kembar Emas Sultra (PT KES) akhirnya dibawa ke tingkat nasional. Perusahaan tambang tersebut resmi digugat dan diadukan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, serta Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) oleh Konsorsium Lembaga Pemerhati Konawe Utara (KLP-KU).

Aduan resmi yang dikirimkan pada Rabu (4/2/2026) ini menyasar dugaan perambahan kawasan hutan secara sistematis serta praktik Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang disebut telah berlangsung di wilayah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. KLP-KU menilai, aktivitas PT KES tidak hanya mencederai aturan hukum, tetapi juga merupakan bentuk perampokan terbuka terhadap sumber daya alam negara.

Dalam berkas laporannya, Kord KLP-KU Lheo, membeberkan dugaan pembukaan lahan hutan, aktivitas pengerukan, hingga operasional tambang yang disinyalir kuat dilakukan tanpa izin kehutanan yang sah. Praktik tersebut diduga melanggar Undang-Undang Kehutanan, Undang-Undang Lingkungan Hidup, serta regulasi pertambangan mineral dan batubara.

“Kami tidak sedang berbicara soal pelanggaran kecil. Ini adalah dugaan kejahatan serius terhadap hutan, lingkungan, dan hak hidup masyarakat Konawe Utara. Negara tidak boleh kalah oleh korporasi,” tegas Lheo Koordinator KLP-KU dalam pernyataan kerasnya.

Lheo menilai, pembiaran terhadap dugaan perambahan kawasan hutan dan PETI merupakan bentuk kegagalan negara dalam menjalankan mandat konstitusional untuk melindungi lingkungan hidup. Dampaknya bukan hanya kerusakan ekologis, tetapi juga potensi bencana lingkungan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui laporan ini, KLP-KU menekan Kementerian ESDM RI agar segera menghentikan seluruh aktivitas PT KES dan menolak RKAB perusahaan tersebut, selama dugaan pelanggaran hukum belum diselesaikan. Kepada KLHK RI, mereka mendesak agar dilakukan penindakan tegas, mulai dari penyegelan lokasi, sanksi administratif, hingga proses pidana jika terbukti terjadi pelanggaran.

Sementara itu, Kejaksaan Agung RI diminta tidak ragu membuka penyelidikan dan penyidikan, serta menyeret siapa pun yang terlibat—baik korporasi maupun pihak yang diduga memberikan ruang pembiaran—ke hadapan hukum.

“Konawe Utara bukan wilayah bebas hukum. Jika negara membiarkan dugaan kejahatan ini berlalu, maka yang hancur bukan hanya hutan, tetapi wibawa hukum itu sendiri,”Lanjut Lheo.

Konsorsium ini menegaskan akan terus mengawal laporan tersebut hingga ada tindakan nyata dari pemerintah pusat. Bahkan, KLP-KU membuka opsi konsolidasi nasional dan aksi besar-besaran apabila laporan ini diabaikan atau diperlambat.

Hingga berita ini diterbitkan, PT KES belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi atas laporan dan tudingan serius yang dialamatkan kepadanya.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen Kapolres Konawe Utara AKBP Rico Fernanda Rawat Kebaikan Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    Komitmen Kapolres Konawe Utara AKBP Rico Fernanda Rawat Kebaikan Wujudkan Kamtibmas Kondusif

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 68
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Merujuk Telegram Kapolri Nomor : ST/2776/XII/KEP./2024 tanggal 29 desember 2024 yang menerangkan pergantian pucuk pimpinan di Polres Konut yang dimana sebelumnya Kapolres Konut AKBP Priyo Utomo digantikan dengan AKBP Rico Fernanda yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Sultra. Kemudian pada Rabu, 7 Januari 2025 Kapolda Sultra Irjen […]

  • Polres Konawe Tingkatkan Pengamanan Jelang Lebaran Idul Fitri 1446 H dengan Operasi KETUPAT ANOA-2025

    Polres Konawe Tingkatkan Pengamanan Jelang Lebaran Idul Fitri 1446 H dengan Operasi KETUPAT ANOA-2025

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 74
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Polres Konawe menggelar Operasi KETUPAT ANOA-2025 sebagai upaya meningkatkan pengamanan dan ketertiban masyarakat. Operasi ini resmi dimulai dengan Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan pada Senin, 20 Maret 2025, pukul 08.00 Wita, di Lapangan Apel Polres Konawe, Kelurahan Inolobunggadue, Kecamatan Unaaha, Kabupaten […]

  • PT. Akar Mas Internasional Diduga Jual Bijih Nikel Gunakan Dokumen Terbang, Sejumlah Oknum Diduga Terlibat

    PT. Akar Mas Internasional Diduga Jual Bijih Nikel Gunakan Dokumen Terbang, Sejumlah Oknum Diduga Terlibat

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 112
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Kolaka – Dugaan penjualan Bijih Nikel menggunakan dokumen terbang kembali mencuat, kali ini menyeret nama PT. Akar Mas Internasional (AMI). Pertanyaan pun muncul: siapa oknum di balik mulusnya aktivitas tersebut? Pada tahun 2024 hingga 2025 PT. Akar Mas Internasional (AMI) diduga beberapa kali melakukan penjualan Bijih Nikel. Padahal perusahaan tersebut belum […]

  • Bupati Konawe Pastikan Pasien BPJS tak Dianaktirikan di RS Kabupaten

    Bupati Konawe Pastikan Pasien BPJS tak Dianaktirikan di RS Kabupaten

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 60
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.Com | KONAWE – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe guna memastikan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kunjungan ini bertujuan mengevaluasi langsung penanganan pasien, fasilitas perawatan, kelayakan bangunan, pendingin ruangan, ketersediaan air bersih, serta pelaksanaan program BPJS Kesehatan, Selasa (8/4/2025). Dalam sidak tersebut, […]

  • Aktivitas PT. AMI Jadi Sejuta Gudang Masalah. Tak Lakukan Sosialisasi Barang Lelang Hingga Simpan Ore Nikel Di Tanah Tak Berizin

    Aktivitas PT. AMI Jadi Sejuta Gudang Masalah. Tak Lakukan Sosialisasi Barang Lelang Hingga Simpan Ore Nikel Di Tanah Tak Berizin

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 66
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Konawe Utara, 14 Mei 2025. Hiruk Pikuk Kasus Tipikor PT. Antam Tbk masih memasuki Tahap pengeluaran Ore Nikel yang menjadi Barang Bukti (BB) Pernah terjadinya penambangan tak terkendali oleh Kepala Nahkoda sebut saja PT. LAM sebagai Kontraktor di bidang pertambangan Ore Nikel di WIUP PT. Antam Tbk. Blok Mandiodo […]

  • Menghadiri Puncak HUT Sultra Ke 61, Bupati Konut Dan Wakil Bupati Konut Menggunakan Baju Adat Tolaki

    Menghadiri Puncak HUT Sultra Ke 61, Bupati Konut Dan Wakil Bupati Konut Menggunakan Baju Adat Tolaki

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 80
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Kolaka – Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, S.H., M.H., menegaskan bahwa Event Harmoni Sultra merupakan momentum strategis untuk memperkuat identitas daerah sekaligus mempererat keberagaman budaya di Sulawesi Tenggara (Sultra).Hal itu disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sultra yang digelar di Lapangan Gelora 19 November, Kolaka, […]

expand_less