Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Surat Klarifikasi Anggaran Rp40 Miliar Belum Terjawab, DPD PPWI Sultra Soroti Disdikbud

Surat Klarifikasi Anggaran Rp40 Miliar Belum Terjawab, DPD PPWI Sultra Soroti Disdikbud

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 118
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Kendari — Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Provinsi Sulawesi Tenggara melayangkan surat klarifikasi dan konfirmasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara terkait penggunaan anggaran tahun 2025.

Surat bernomor 02/DPD-PPWI Sultra/I/2026 tersebut menyoroti pelaksanaan anggaran yang diproses melalui e-katalog (e-purchasing) dengan nilai sekitar Rp40 miliar yang bersumber dari APBN/APBD. Dalam surat itu, DPD PPWI Sultra meminta penjelasan atas 21 mata anggaran atau belanja jasa pengadaan yang diproses melalui mekanisme e-katalog.

Namun, Ketua DPD PPWI Sultra, La Songo, mengungkapkan bahwa hingga kini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara belum memberikan jawaban yang memadai atas surat klarifikasi tersebut.

Sementara itu, Humas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamarudin, saat dikonfirmasi tim media yang tergabung dalam DPD PPWI Sultra, menjelaskan bahwa surat tersebut belum bisa dijawab karena masih dalam tahap pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Dari 21 mata anggaran yang ditanyakan, baru 14 yang bisa kami jawab, itu pun setelah kami konsultasi dengan para PPTK kegiatan. Namun, kami tidak bisa memberikan konfirmasi secara lisan maupun tertulis karena masih bersifat rahasia negara,” ujar Kamarudin saat dihubungi pekan lalu.

Sebelumnya, berdasarkan hasil monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, pengadaan barang dan jasa yang diproses melalui e-katalog disebut-sebut menjadi salah satu titik rawan dugaan korupsi. Padahal, secara mekanisme, e-katalog justru dirancang untuk meminimalisir celah praktik korupsi.

Menanggapi hal tersebut, La Songo menegaskan bahwa tidak dijawabnya surat yang dikirim sejak 30 Januari 2026 menimbulkan dugaan kuat adanya ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran tahun 2025 yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

“Ini menguatkan dugaan kami bahwa pengelolaan anggaran tidak dilakukan secara transparan. Karena itu, kami akan melakukan investigasi secara detail terhadap seluruh proyek tahun 2025 untuk kemudian diuji dan dilaporkan kepada aparat penegak hukum,” tegasnya kepada sejumlah media.

DPD PPWI Sultra juga menyatakan bahwa sejumlah item anggaran yang mereka konfirmasi diduga sengaja tidak dibuka ke publik, sehingga memicu kecurigaan adanya upaya menutup-nutupi pengelolaan keuangan daerah.

Sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip keberimbangan, klarifikasi dan hak jawab selalu terbuka kepada seluruh pihak terkait. Redaksi mempersilakan pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini untuk menghubungi redaksi guna kepentingan klarifikasi dan hak jawab.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gebyar Wisata Konawe Bersahaja: Camat Kapoiala Gratiskan Tiket Masuk Pantai Tanjung Lalimbhue

    Gebyar Wisata Konawe Bersahaja: Camat Kapoiala Gratiskan Tiket Masuk Pantai Tanjung Lalimbhue

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 100
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Pemerintah Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, menunjukkan dukungan penuh terhadap Gebyar Wisata Konawe Bersahaja dengan langkah istimewa dengan menggratiskan tiket masuk semua objek wisata pantai di wilayah Kecamatan Kapoiala sepanjang bulan Agustus 2025. Camat Kapoiala, Muh Sobri, mengatakan kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memeriahkan HUT RI ke-80 sekaligus mendorong […]

  • Seorang nenek berumur lansia tanpa identitas tinggal sebatang kara di Desa wowasolo kecamatan Wonggeduku,kabupaten Konawe

    Seorang nenek berumur lansia tanpa identitas tinggal sebatang kara di Desa wowasolo kecamatan Wonggeduku,kabupaten Konawe

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 86
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Komawe – seorang nenek yang berumur lansia tanpa identitas tinggal sebatang kara di Desa wowasolo.berdasarkan infomasi dari pemerintah setempat Dan, Kapolsek,Dinas sosial dan dukcapil yang bersangkutan tidak memiliki keluarga ataupun identitas.. Pemerintah desa sebelumnya hingga Desa sekarang sudah melakukan berbagai upayaTermasuk rencana memindahkan beliau ke pemukiman/tanah fasilitas desa untuk di bangunkan […]

  • Wabup Konawe Utara Pimpin Operasi Pasar Murah di Pasar Tinobu Jelang Idul Fitri 1447 H

    Wabup Konawe Utara Pimpin Operasi Pasar Murah di Pasar Tinobu Jelang Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 140
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Bupati Konawe Utara yang diwakili Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., kembali memimpin kegiatan Operasi Pasar Murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Konawe Utara. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Tinobu, Kecamatan Lasolo, pada Minggu, 8 Maret 2026. Operasi pasar murah […]

  • Demo di Kantor Inspektorat Konawe Memanas, Massa Nyaris Bentrok dengan Pejabat

    Demo di Kantor Inspektorat Konawe Memanas, Massa Nyaris Bentrok dengan Pejabat

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 72
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Aksi unjuk rasa Kabupaten Konawe , Sulawesi Tenggara (Sultra) , yang mendesak Kepala Inspektorat Konawe untuk segera melakukan rilis nama-nama yang diduga telah melakukan Mall Administrasi pada proses tes PPPK tahap 1 nyaris diwarnai keributan. Kepala Inspektorat  Konawe Rebyansyah Putra Halif yang menemui massa aksi bahkan nyaris menjadi bulan-bulanan […]

  • Polsek Lasolo Gelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Lasolo

    Polsek Lasolo Gelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Lasolo

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 90
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat mengenai Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Polsek Lasolo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Lasolo. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat karena menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar. Kapolsek Lasolo, IPDA Bangkit Prasetyo, dalam sambutannya menyampaikan […]

  • Diduga Jadi Dalang Mutasi Eselon di TPA Mataiwoi, Ketua PGRI Konawe Diterpa Tudingan Keras

    Diduga Jadi Dalang Mutasi Eselon di TPA Mataiwoi, Ketua PGRI Konawe Diterpa Tudingan Keras

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 172
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe-Gelombang protes terhadap pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe kian meluas. Kali ini, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Konawe, Hj. Hania Yusran, disebut-sebut sebagai aktor intelektual di balik pelantikan yang berlangsung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mataiwoi beberapa waktu lalu. Tudingan tersebut disampaikan langsung […]

expand_less