Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Diduga Jadi Dalang Mutasi Eselon di TPA Mataiwoi, Ketua PGRI Konawe Diterpa Tudingan Keras

Diduga Jadi Dalang Mutasi Eselon di TPA Mataiwoi, Ketua PGRI Konawe Diterpa Tudingan Keras

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 197
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Konawe-Gelombang protes terhadap pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe kian meluas. Kali ini, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Konawe, Hj. Hania Yusran, disebut-sebut sebagai aktor intelektual di balik pelantikan yang berlangsung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mataiwoi beberapa waktu lalu.

Tudingan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PB HAM Konawe Raya, Muh Supril, saat memimpin aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Konawe, Selasa (24/2/2026). Dalam orasinya, ia menyebut bahwa Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Konawe diduga memiliki peran strategis dalam proses mutasi jabatan, khususnya di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe.

“Ketua PGRI Konawe kami duga menjadi dalang pelantikan kemarin. Ini tidak bisa dianggap kebetulan,” tegas Muh Supril di hadapan massa aksi.

Menurutnya, sebagai organisasi profesi yang menaungi guru dan kepala sekolah, PGRI seharusnya berdiri di garis depan dalam membela kepentingan tenaga pendidik. Ia menilai, jika benar terdapat keterlibatan dalam proses mutasi yang menuai polemik, hal tersebut justru bertentangan dengan semangat organisasi.

“PGRI itu pelindung guru, pengayom kepala sekolah. Harusnya menjadi corong aspirasi, bukan malah diduga ikut bermain dalam pusaran mutasi jabatan,” ujarnya.

Muh Supril bahkan menyebut pelantikan yang dilakukan di TPA Mataiwoi sarat nuansa politis. Ia menduga ada motif balas dendam politik dalam penataan jabatan yang terjadi pasca kontestasi demokrasi di daerah tersebut.

“Ini pelantikan seperti balas dendam politik. Proses demokrasi sudah selesai, jangan lagi ada pembelahan di tubuh birokrasi,” katanya lantang.

Tak hanya menyoroti dugaan keterlibatan Ketua PGRI, massa aksi juga menilai pelantikan yang digelar di lokasi TPA Mataiwoi tidak mencerminkan etika birokrasi yang baik. Mereka mempertanyakan urgensi dan simbolisme pemilihan lokasi tersebut untuk pelantikan pejabat struktural.

Selain itu, Muh Supril mengingatkan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi tantangan serius, terutama dalam hal efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi masyarakat yang melemah, seharusnya pemerintah fokus pada stabilitas dan kesejahteraan rakyat. Bukan justru memicu kegaduhan melalui mutasi yang kontroversial,” tegasnya.

Sebelumnya, Muh Supril bersama sejumlah aktivis, guru, dan pengawas sekolah juga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dikbud Konawe. Mereka mendesak Bupati Konawe untuk membatalkan pelantikan pejabat eselon III dan IV yang dinilai tidak transparan dan berpotensi menabrak prosedur administrasi.

Massa menuntut agar pemerintah daerah membuka secara terang benderang proses, dasar hukum, serta pertimbangan dalam pelantikan tersebut. Mereka juga meminta agar tidak ada intervensi pihak manapun dalam proses penataan jabatan di sektor pendidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Ketua PGRI Konawe terkait tudingan tersebut. Sementara itu, polemik mutasi pejabat di Kabupaten Konawe diprediksi masih akan terus bergulir, seiring desakan publik agar pemerintah daerah menjunjung tinggi prinsip transparansi, profesionalisme, dan netralitas birokrasi

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kali Anggomate Kembali Meluap, Dipimpin Kapolres Konut Personel Gerak Cepat Bantu Evakuasi Warga

    Kali Anggomate Kembali Meluap, Dipimpin Kapolres Konut Personel Gerak Cepat Bantu Evakuasi Warga

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 99
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Setelah diguyur hujan semalam penuh kali anggomate kembali meluap mengakibatkan beberapa wilayah di kecamatan andowia kembali terrendam banjir, selasa (30/7/24) Terdapat 1 kelurahan dan 3 desa di kecamatan andowia mengalami banjir antara lain kelurahan andowia, desa laronanga, desa labungga dan desa puuwonua akibat curah hujan yang tinggi Selain […]

  • Konawe Bergerak, Revolusi Pajak Rumah Makan Demi Kas Daerah yang Berkah

    Konawe Bergerak, Revolusi Pajak Rumah Makan Demi Kas Daerah yang Berkah

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 113
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Di jantung Sulawesi Tenggara, Kabupaten Konawe tengah mengukir babak baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Bukan sekadar mengejar setoran, Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kini merajut visi besar revolusi pajak rumah makan yang lebih modern, transparan, dan pastinya, lebih “berkah” bagi kas daerah. Targetnya tak main-main, 46 […]

  • Berikut Himbauan Bupati Konawe Utara

    Berikut Himbauan Bupati Konawe Utara

    • calendar_month Selasa, 1 Apr 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 85
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAssalamu Alaikum wr.wb.Dalam rangka mewaspadai dan mengantisipasi dampak yang terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi, maka saya selaku Bupati Konawe Utara menghimbau kepada seluruh Masyarakat Konawe Utara terutama yang berada di Bantaran Sungai agar : Mari bersama dan bersatu serta bersinergitas dengan berbagai elemen masyarakat maupun stakeholder dalam meningkatkan kewaspadaan.

  • Bupati Konawe Utara Buka Pelatihan SMART Patrol di Labengki: Perkuat Pengawasan Ekosistem Pesisir dan Kawasan Wisata Teluk Lasolo

    Bupati Konawe Utara Buka Pelatihan SMART Patrol di Labengki: Perkuat Pengawasan Ekosistem Pesisir dan Kawasan Wisata Teluk Lasolo

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 108
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com| Konawe Utara — Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan SMART Patrol Desa Wisata Labengki TWA Teluk Lasolo, Kamis (04/12/2025), sebuah program strategis untuk memperkuat perlindungan ekosistem pesisir dan peningkatan mutu pengawasan kawasan wisata unggulan Labengki. Kegiatan ini dipusatkan di Balai Pertemuan Desa Labengki, Kecamatan Lasolo Kepulauan, […]

  • PT Bumi Konawe Minerina (BKM) Turunkan Alat Berat Perbaiki Jalan Licin Poros Tapunggaya

    PT Bumi Konawe Minerina (BKM) Turunkan Alat Berat Perbaiki Jalan Licin Poros Tapunggaya

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 128
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – PT Bumi Konawe Minerina (BKM) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar dengan menurunkan satu unit grader untuk memperbaiki jalan poros Tapunggaya Kec Molawe Kab Konawe Utara yang licin akibat intensitas hujan tinggi beberapa waktu terakhir. Perbaikan jalan ini dilakukan setelah perusahaan menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai kondisi […]

  • Mahasiswa Teknik Pertambangan UM Kendari Laksanakan Mining Tour di Site PT. Bumi Konawe Minerina

    Mahasiswa Teknik Pertambangan UM Kendari Laksanakan Mining Tour di Site PT. Bumi Konawe Minerina

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 332
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra com | Konawe Utara – PT. Bumi Konawe Minerina (PT. BKM) menerima kunjungan industri (mining tour) dari mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Kendari pada Senin, 19 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 13 orang mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran lapangan untuk memahami praktik pertambangan secara langsung. Rombongan mahasiswa tiba di kantor […]

expand_less