Laga panas Ramadhan Super League 2026 match day 11 menjadi saksi pertarungan penuh tensi antara Takjil FC dan Zakat FC
- account_circle Suhardin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Konawe – Bertempat di Lapangan Desa Puday, duel ini berubah dramatis sejak menit-menit awal.
Petaka datang terlalu cepat bagi Takjil FC. Wawan, penjaga gawang andalan mereka, harus mandi lebih dulu setelah menerima kartu merah langsung.
Insiden terjadi saat Dheno lolos dalam situasi head to head di luar kotak penalti. Tanpa ragu, pelanggaran terakhir dilakukan—dan wasit mengeluarkan kartu merah.
Takjil FC dipaksa bermain dengan 10 orang hampir sepanjang laga.
Unggul jumlah pemain, Zakat FC tak menyia-nyiakan momentum. Serangan demi serangan digalang, memaksa lini belakang Takjil bekerja ekstra keras. Dheno tampil tajam dan menjadi ancaman konstan, sementara aliran bola Zakat FC begitu hidup.
Namun Takjil FC bukan tanpa perlawanan. Meski pincang, mereka tetap memberi tekanan dan mampu mencetak dua gol balasan yang menjaga asa hingga menit akhir.
Skor sempat menegang di angka 2:3, membuat atmosfer semakin membara.
Tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, papan skor tetap menunjukkan angka 2:3.Zakat FC menolak hancur. Mereka bertahan, mereka melawan, dan mereka menang.
Tambahan tiga poin ini mengantarkan Zakat FC duduk kokoh di puncak klasemen Grup B dengan torehan 6 poin—sebuah pernyataan tegas bahwa sang raksasa tak akan runtuh begitu saja dalam perburuan gelar musim ini.
Tidak kalah menarik lagi penjaga gawang dari Zakat fc fajri tampil sangat memukau hingga akhir babak pertandingan berakhir.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar