Desa wonggeduku kecamatan wonggeduku barat optimis juara lomba desa tingkat kabupaten Konawe tahun 2026
- account_circle Suhardin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 24
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Konawe – Desa Wonggeduku, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, mendapatkan giliran penilaian dalam Lomba Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Konawe tahun 2026 pada Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penilai, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Konawe, Erjuna Rasjan, S.STP., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan arahan sekaligus penjelasan teknis terkait pelaksanaan evaluasi perkembangan desa dan kelurahan.
Dalam penyampaiannya, Erjuna Rasjan menjelaskan bahwa sistem penilaian lomba tahun ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan. Penilaian dilakukan terhadap perkembangan desa selama dua tahun terakhir berdasarkan sejumlah indikator.

Adapun indikator penilaian meliputi tiga bidang utama, yaitu:
-
Bidang PemerintahanMeliputi penyelenggaraan pemerintahan desa, kinerja aparatur, inovasi dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat, penerapan teknologi informasi (e-government), serta pelestarian adat dan budaya.
-
Bidang KewilayahanMencakup identitas desa, batas wilayah, inovasi, kesiapsiagaan terhadap bencana, serta pengaturan investasi.
-
Bidang KemasyarakatanMeliputi partisipasi masyarakat, peran lembaga kemasyarakatan (LPM, BPD, dan lainnya), kegiatan PKK, keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kapasitas masyarakat.
Selain itu, terdapat persyaratan tambahan berupa kelengkapan data profil desa selama dua tahun terakhir, serta dokumen penting seperti Peraturan Desa tentang RPJMDes, RKPDes, dan APBDes.
Penilaian juga mencakup implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang meliputi:
- Kesehatan (imunisasi, gizi, KIA, penanganan stunting)
- Pendidikan (PAUD, edukasi keluarga, literasi)
- Pekerjaan umum (sanitasi dan akses air bersih)
- Perumahan rakyat (data rumah layak huni)
- Sosial (perlindungan sosial dan bantuan keluarga)
- Trantibumlinmas (keamanan lingkungan dan perlindungan masyarakat)
Tim penilai terdiri dari berbagai unsur perangkat daerah, antara lain:
- Erjuna Rasjan, S.STP., M.Si (Ketua Tim / Kepala Dinas PMD)
- Hadiman, S.IP., M.AP (Kabid Pemdes Dinas PMD)
- Drs. H. Harsam Nur, M.Si
- Yuniarti Mokodompit, S.Gz (Dinas Kesehatan)
- Yamin, S.Si (Satpol PP dan Linmas)
- Pelita, S.Si (Dinas Dikbud)
- Ali Khider, SE (BNPB)
- Ismail, S.Sos., M.Si (DPMD)
- Hardi Gunawan Rusli, S.Kom., MM (DPMD)
- Siani, SE (DPMD)
- Asrudin, SE (DPMD)
Dalam proses penilaian, Pemerintah Desa Wonggeduku turut memaparkan berbagai capaian dan inovasi yang telah dilakukan selama dua tahun terakhir. Mulai dari peningkatan pelayanan publik berbasis digital, penguatan kelembagaan desa, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro dan potensi lokal.

Kepala Desa Wonggeduku, Syawal Maid, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan desa melalui kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa keikutsertaan dalam lomba ini menjadi momentum evaluasi sekaligus motivasi untuk terus berbenah.
“Kami menjadikan kegiatan ini sebagai ajang untuk melihat sejauh mana perkembangan desa kami, sekaligus sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain pemaparan, tim penilai juga melakukan verifikasi lapangan dengan mengunjungi sejumlah titik, seperti kantor desa, posyandu, fasilitas pendidikan, serta lokasi program unggulan desa. Interaksi langsung dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses penilaian guna melihat tingkat partisipasi dan dampak program yang telah dijalankan.
Antusiasme masyarakat Desa Wonggeduku terlihat jelas dalam menyambut kedatangan tim penilai. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari kader PKK, karang taruna, hingga tokoh adat dan tokoh masyarakat, turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja pemerintah desa serta memperkuat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Konawe.
Lomba desa juga diharapkan mampu melahirkan desa-desa yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing, serta menjadi contoh bagi desa lainnya di wilayah Konawe.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar