Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NARASI » Aktivitas PT. AMI Jadi Sejuta Gudang Masalah. Tak Lakukan Sosialisasi Barang Lelang Hingga Simpan Ore Nikel Di Tanah Tak Berizin

Aktivitas PT. AMI Jadi Sejuta Gudang Masalah. Tak Lakukan Sosialisasi Barang Lelang Hingga Simpan Ore Nikel Di Tanah Tak Berizin

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Konut – Konawe Utara, 14 Mei 2025. Hiruk Pikuk Kasus Tipikor PT. Antam Tbk masih memasuki Tahap pengeluaran Ore Nikel yang menjadi Barang Bukti (BB) Pernah terjadinya penambangan tak terkendali oleh Kepala Nahkoda sebut saja PT. LAM sebagai Kontraktor di bidang pertambangan Ore Nikel di WIUP PT. Antam Tbk. Blok Mandiodo Kala itu Meninggalkan kekejian dan kejahatan lingkungan sangat tak peduli dan bermoral terhadap peninggalan kawasan hijau anugerah Tuhan dan Tanah peninggalan Nenek Moyang. Alhasil, Ratusan Hektare menjadi korban penambangan ugal-ugalan yang terjadi pada saat itu, banyak Pejabat Publik hingga Koorporasi saling berjabat tangan guna melancarkan aksi kotornya.

PT. Anugerah Mining Indonesia (AMI) Sebagai pemenang Lelang di bawah Kendali Korporasi berhasil mendapatkan Risalah Lelang dari Kejari Konawe dengan muatan 126.778 MT hingga kini telah melakukan 4 kali pengapalan di Jetty PT. Cinta Jaya juga dulu menjadi tempat keluarnya Ore Nikel haram tersebut.

Sempat terjeda selama kurun waktu kurang lebih 2 Tahun semenjak berprosesnya Kasus Mega Tipikor PT. Antam Tbk., PT. AMI Berhasil melakukan Hauling dan Barging di blok mandiodo hingga pengapalan. Namun Anehnya, selepas mendapatkan Risalah lelang PT. AMI Ogah tak pernah melakukan sosialisasi kepada masyarakat lingkar tambang guna memastikan BB yang akan di angkut serta memberitahukan peluang pekerjaan terhadap pemberdayaan masyarakat apabila memiliki skil dan bidang yang patut di isi.

Menurut Ketua Front Pemuda Dan Mahasiswa Konawe Utara (FPMKU) Arman Manggabarani menjelaskan bahwa “Sedikit cerita PT. AMI sebelumnya sudah lama akan melakukan pengapalan sejak Risalah Lelang keluar namun ada banyak kendala yang belum di ketahui. Untuk saat ini ada Dua pihak yakni perorangan dan perusahaan yang telah berkontrak hauling serta barging mulai Kapal pertama hingga di kapal ke empat saat ini yakni Pihak Perseorangan Sdr. Zainal Abidin dan Pihak Perusahaan PT. Bharadaksa Sembilan Satu Mineral. Seharusnya pihak PT. AMI sebelum melakukan aktivitas di lapangan terlebih dahulu melakukan Sosialisasi kepada masyarakat namun miris tak satupun hal itu terlaksana. Di samping itu, merefleksi terkait kasus Tipikor PT. Antam Tbk. Kami duga PT. Bharadaksa Sembilan Satu Mineral ini juga terlibat melakukan aktivitas pertambangan di Eks. IUP PT. Sriwijaya di lahan salah seorang warga. Seharusnya pihak tersebut tak patut dilibatkan dalam aktivitas ini karena dapat mencoreng pengembalian nama baik PT. Antam Tbk. Di Wilayah Blok Mandiodo Konawe Utara.”

Di tempat terpisah Suhardin Ketua Lacak Sultra juga ikut berkomentar sebagai bentuk kepedulian aktivitas pengapalan yang terjadi saat ini “Kami menilai aktivitas PT. AMI ini banyak cacat prosedural dan tak taat aturan. Pasalnya Pihak Kedua yang terlibat di gunakan jasanya untuk melakukan Hauling dan Barging telah menyimpan Ore Nikel di StockFile Hasil lelang tersebut di wilayah tak berizin tepatnya di dekat Jetty Sudiro yang tak masuk dalam WIUP Perusahaan apapun, seharusnya itu tidak dilakukan oleh pihak perusahaan.

Selain itu sebagai pribumi putra daerah Konut sekaligus sebagai masyarakat lingkar tambang kami melihat dari kontrak Perorangan dan perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam Aktivitas Hauling dan Barging ini tidak ada satupun perusahaan lokal konut yang berafiliasi, hal ini juga menjadi momok bagi mereka tidak melibatkan perusahaan lokal dalam bentuk pemberdayaan.

Selanjutnya, dalam konteks yang sama Dari hasil kajian yang kami temukan terkait Sejuta Gudang Masalah Aktivitas PT. AMI di blok mandiodo ini akan kami pressure ke APH dan Ke PT. Antam Tbk. Sebagai bentuk kepedulian kami agar aktivitas ini tidak memakan tumbal lagi seperti yang terjadi sebelumnya.” Tutupnya

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan Molawe Juara 1 Voli Putra Porseni Konawe Utara, Taklukkan Motui 3-2

    Kecamatan Molawe Juara 1 Voli Putra Porseni Konawe Utara, Taklukkan Motui 3-2

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 173
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | KONAWE UTARA — Kecamatan Molawe berhasil keluar sebagai juara 1 cabang olahraga voli putra pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat Kabupaten Konawe Utara, Jumat (28/8/2026). Dalam pertandingan final yang berlangsung sengit, tim voli putra Kecamatan Molawe harus bekerja keras menghadapi perlawanan ketat dari Kecamatan Motui. Pertandingan berlangsung dramatis hingga […]

  • Pasangan IKBAR-ABUHAERA Kukuhkan Tim Pemenangan Di Kecamatan Molawe

    Pasangan IKBAR-ABUHAERA Kukuhkan Tim Pemenangan Di Kecamatan Molawe

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 224
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the love Aspirasirakyatsultra.com | Konut – Dalam rangka memperkuat dukungan jelang Pilkada 2024, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., M.H dan H. Abuhaera, S.Sos., M.SI melakukan pengukuhan tim pemenangan tingkat desa dan sayap se Kecamatan Molawe, Kamis (12/09/24). Acara yang berlangsung di posko Kecamatan Molawe ini disambut antusias oleh […]

  • Diduga Jarah Kawasan Hutan dan Praktik PETI, PT KES Digugat ke ESDM, KLHK dan Kejagung RI

    Diduga Jarah Kawasan Hutan dan Praktik PETI, PT KES Digugat ke ESDM, KLHK dan Kejagung RI

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 459
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Jakarta, Rabu 4 Februari 2026 – Dugaan kejahatan lingkungan dan pertambangan yang menyeret PT Kembar Emas Sultra (PT KES) akhirnya dibawa ke tingkat nasional. Perusahaan tambang tersebut resmi digugat dan diadukan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, serta Kejaksaan Agung Republik […]

  • 200 Sak Beras SPHP Tersalurkan, 120 Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polres Konawe Utara

    200 Sak Beras SPHP Tersalurkan, 120 Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polres Konawe Utara

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 229
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Sebanyak 200 karung beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) berhasil tersalurkan kepada 120 warga. Melalu kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polres Konawe Utara bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Kanwil Sultra). Kegiatan berlangsung pada Selasa (2/9/2025) pukul di halaman Mako Polres Konawe Utara, Kelurahan […]

  • Polsek Lasolo Gelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Lasolo

    Polsek Lasolo Gelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Lasolo

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 306
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat mengenai Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Polsek Lasolo menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Lasolo. Kegiatan ini disambut antusias masyarakat karena menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar. Kapolsek Lasolo, IPDA Bangkit Prasetyo, dalam sambutannya menyampaikan […]

  • Gerak Cepat Polres Konawe Padamkan Karhutla di Desa Amesiu, Kapolres Edi Raharjono Turun Langsung ke Lokasi

    Gerak Cepat Polres Konawe Padamkan Karhutla di Desa Amesiu, Kapolres Edi Raharjono Turun Langsung ke Lokasi

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 58
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | KONAWE — Kepolisian Resor (Polres) Konawe menunjukkan respons cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di lahan perkebunan masyarakat di Desa Amesiu, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.25 Wita tersebut menghanguskan lahan perkebunan milik warga, yakni Bapak Darsono dan Bapak Pit Supu, yang berada di belakang PJR 1 Desa Amesiu, dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai ±2 hektare. Mengetahui adanya titik api saat melaksanakan patroli di wilayah rawan Karhutla, Kapolsek Pondidaha IPTU Amar Asran, S.H. bersama personel Polsek Pondidaha langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman sekaligus menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Konawe. Respons cepat tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K., M.Si. yang bersama Kasat Intelkam Polres Konawe IPTU Hamsar, S.H. turun langsung meninjau titik-titik api dan turut melakukan pemadaman bersama Kapolsek Pondidaha, personel Polsek Pondidaha, serta warga sekitar. Dalam penanganan tersebut, Kasat Samapta Polres Konawe IPTU Anton Ansar, S.H. bersama personel juga turun langsung membantu proses pemadaman. Dukungan turut diberikan oleh personel Rayon Polsek Wawotobi yang dikerahkan untuk memperkuat upaya pemadaman dan pengamanan di sekitar lokasi. Sekitar pukul 15.30 Wita, mobil Water Cannon Polres Konawe dan dua unit mobil Damkar Kabupaten Konawe tiba di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan pada area yang dapat dijangkau peralatan pemadam. Berkat respons cepat dan sinergi antara jajaran Polres Konawe, Polsek Pondidaha, personel Rayon Polsek Wawotobi, petugas Damkar, serta masyarakat, pada sekitar pukul 17.30 Wita api berhasil dipadamkan. Meski api telah berhasil dipadamkan, personel gabungan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, mengingat kondisi cuaca yang panas dan angin cukup kencang. Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K., M.Si. mengapresiasi gerak cepat seluruh personel dan pihak terkait dalam menangani kejadian tersebut. Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat, kesiapsiagaan, serta sinergi antara kepolisian, pemerintah, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat. “Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan, terutama dalam kondisi cuaca panas dan angin kencang seperti saat ini,” ujar Kapolres Konawe. Polres Konawe juga terus mengintensifkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan Karhutla sebagai langkah preventif guna mencegah meluasnya kebakaran serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran langsung Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K., M.Si., Kasat Intelkam IPTU Hamsar, S.H., Kasat Samapta IPTU Anton Ansar, S.H., Kapolsek Pondidaha IPTU Amar Asran, S.H., personel Polsek Pondidaha, personel Rayon Polsek Wawotobi, serta petugas Damkar menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan respons cepat terhadap setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran negara di tengah masyarakat.

expand_less