Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Diduga Tak Patuhi Aturan PT. Kembar Emas Sultra (PT.KES) Akan Diadukan Di Kajati Sultra Dan Tim Satgas PKH

Diduga Tak Patuhi Aturan PT. Kembar Emas Sultra (PT.KES) Akan Diadukan Di Kajati Sultra Dan Tim Satgas PKH

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Dugaan pelanggaran pertambangan kembali mencuat di Kabupaten Konawe Utara. PT Kembar Emas Sultra (PT.KES) disebut-sebut melakukan aktivitas penambangan tanpa dokumen resmi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) serta diduga merambah kawasan hutan tanpa mengantongi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH). Atas dugaan tersebut, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Lacak (DPD LSM Lacak) Kabupaten Konawe Utara berencana melaporkan perusahaan tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara dan Tim Penertiban Kawasan Hutan Republik Indonesia (PKH RI).

Ketua DPD LSM Lacak Konut, La Ode Isman R, S.Pd,  mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, PT KES melakukan aktivitas pertambangan meski tanpa dokumen RKAB yang sah. Selain itu, perusahaan tersebut juga diduga telah membuka dan merambah kawasan hutan tanpa izin PPKH sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Kami menemukan indikasi kuat bahwa PT KES menjalankan aktivitas tambang di luar prosedur hukum yang berlaku. Tidak hanya tanpa RKAB, tetapi juga masuk ke kawasan hutan tanpa PPKH. Ini jelas melanggar aturan dan harus ditindak tegas,” tegasnya.

Lheo sapaan akrabnya juga menilai aktivitas tersebut telah merugikan negara, baik dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang tidak disetor, maupun dari sisi kerusakan lingkungan akibat pembukaan hutan tanpa izin. Oleh karena itu, pihaknya segera menyiapkan berkas laporan untuk dilayangkan ke Kajati Sultra dan Tim PKH RI.

“Dalam waktu dekat kami akan mengajukan laporan resmi agar aparat penegak hukum turun tangan. Jangan sampai ada praktik pembiaran yang merusak hutan dan merugikan negara,” tambahnya.

LSM Lacak mendesak agar Kajati Sultra bersama Tim PKH RI segera melakukan investigasi dan menindaklanjuti laporan dugaan ilegal mining tersebut. Menurut mereka, tindakan tegas terhadap perusahaan yang melanggar aturan menjadi penting untuk memberikan efek jera bagi pelaku usaha tambang lainnya.

“Kami berharap Kajati Sultra dan Tim PKH RI tidak hanya berhenti pada pengumpulan data, tetapi juga berani menindak dan menghentikan seluruh aktivitas perusahaan yang terbukti melanggar aturan,” ujarnya.

Selain aspek hukum, LSM Lacak juga menyoroti dampak lingkungan akibat aktivitas PT KES. Perambahan hutan tanpa izin dinilai dapat memicu bencana ekologis seperti longsor, banjir, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Hal ini tentu berimbas langsung pada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tambang.

“Hutan adalah penyangga kehidupan. Jika dirambah tanpa izin dan tanpa kajian lingkungan yang memadai, maka masyarakat yang akan menerima dampaknya. Karena itu, kami berdiri di garda terdepan untuk menolak segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak lingkungan,” tegas Leo Ketua LSM Lacak Konut.

LSM Lacak juga meminta instansi terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk lebih transparan dalam mengawasi dan mengevaluasi izin perusahaan tambang yang beroperasi di Konawe Utara. Mereka menilai lemahnya pengawasan sering dimanfaatkan oleh oknum perusahaan untuk melakukan praktik ilegal.

Dengan adanya rencana laporan ini, masyarakat menaruh harapan besar agar aparat penegak hukum benar-benar bertindak tegas. Penegakan hukum yang adil dan konsisten diyakini dapat menyelamatkan kawasan hutan, lingkungan hidup, dan kepentingan masyarakat di sekitar wilayah tambang.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujud Sinergitas TNI Polri dan Pemda Konut Sambut HUT RI ke-80 di Gelaran Hanmars

    Wujud Sinergitas TNI Polri dan Pemda Konut Sambut HUT RI ke-80 di Gelaran Hanmars

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 95
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara — Dalam rangka menyambut peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80 Tahun 2025, Pemerintah Daerah Konawe utara, Kodim 1430, Polres serta masyarakat gelar kegiatan Hanmars (ketahanan mars), jumat (15/09/25) Hanmars adalah latihan fisik berupa jalan kaki jarak jauh yang dilakukan prajurit militer dengan membawa beban seperti ransel, helm, rompi […]

  • PT Bumi Konawe Minerina Lakukan Kunjungan ke SMK Negeri 1 Konawe Utara

    PT Bumi Konawe Minerina Lakukan Kunjungan ke SMK Negeri 1 Konawe Utara

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 129
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – PT Bumi Konawe Minerina (BKM) melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 1 Konawe Utara Desa Mowundo Kec Molawe dalam rangka persiapan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) kerja sama peningkatan pembelajaran di jurusan Geologi Pertambangan. Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Sekolah bersama dewan guru, dan menyampaikan apresiasi terhadap […]

  • Tiba Di Magelang Wakil Bupati Konawe Utara Bergabung Bersama Bupati Ikuti Retret

    Tiba Di Magelang Wakil Bupati Konawe Utara Bergabung Bersama Bupati Ikuti Retret

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 83
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Magelang – Dalam rangka menyelaraskan visi dan misi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si menyusul Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H mengikuti retret di Mako Rindam IV Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/02). Kegiatan ini telah diikuti terlebih dahulu oleh Bupati Konut, sejak […]

  • PT ZOEL GLOBAL MANDIRI Berubah Nama Menjadi PT ANIGOS JAYA PERKASA

    PT ZOEL GLOBAL MANDIRI Berubah Nama Menjadi PT ANIGOS JAYA PERKASA

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 170
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com – Mobil tangki biru putih yang sedang memuat BBM bersubsidi jenis solar, terpantau Tim Media tempatnya di solo kecematan Wakke kabupaten Wajo.(09/10/2024) Dalam pantauan tim Media menemukan 2 unit PT ANIGOS JAYA PERKASA masing-masing berkapasitas muatan 5000 liter sedang melintas dari arah Wajo menujuh arah poros Palopo. Mobil tangki Biru putih yang […]

  • Lahan Disegel, Izin Dipertanyakan : PT. PSJ Dituding Beroperasi Tanpa RKAB

    Lahan Disegel, Izin Dipertanyakan : PT. PSJ Dituding Beroperasi Tanpa RKAB

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 74
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara, Sulawesi Tenggara || Ketegangan memuncak di Desa Puusiambu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, setelah warga setempat secara kolektif menyegel sebuah perusahaan tambang batu suplit bernama PT. Pasifik Sukses Jaya (PSJ). Penyegelan dilakukan pada Kamis (11/9/2025), setelah serangkaian tuntutan warga desa puusiambu kepada pihak perusahaan pada aksi demonstrasi pertama di […]

  • Tanggap Bencana, Polres Konawe Utara Terjunkan Personel Bantu Evakuasi Fasilitas Warga

    Tanggap Bencana, Polres Konawe Utara Terjunkan Personel Bantu Evakuasi Fasilitas Warga

    • calendar_month Kamis, 9 Mei 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 64
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com || Konawe Utara – Banjir melanda sebagian wilayah yang ada di bantaran sungai lasolo, intensitas hujan yang meningkat menyebabkan debit air semakin bertambah Di Kecamatan Andowia terdapat 3 Desa yang saat ini dilanda banjir yaitu Desa Laronanga, Desa Labungga dan Desa Puuwonua di mana sebagian rumah warga telah dimasuki air hingga mencapai […]

expand_less