HIPPMAWA Gelar Aksi, Soroti Kualitas Pendidikan di SMAN 1 Sawa Kendari
- account_circle Suhardin
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Kendari -27 April 2026 Lembaga Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Sawa (HIPPMAWA) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pendidikan yang dinilai memprihatinkan, khususnya di SMAN 1 Sawa, Kabupaten Konawe Utara.
Dalam aksi tersebut, HIPPMAWA menyoroti sejumlah persoalan yang dianggap menghambat peningkatan mutu pendidikan. Salah satu isu utama yang diangkat adalah dugaan ketidakefektifan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Massa aksi menilai penggunaan dana tersebut belum transparan dan belum memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan fasilitas maupun kualitas pembelajaran.
Selain itu, mereka juga menyoroti proses belajar mengajar yang dinilai belum berjalan optimal. Kurangnya kedisiplinan, minimnya inovasi dalam metode pembelajaran, serta lemahnya pengawasan disebut menjadi faktor yang berkontribusi terhadap menurunnya kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

Koordinator aksi, Muh. Aldi Nurul Darnansyah, dalam orasinya menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak fundamental setiap warga negara yang harus dijamin kualitasnya. Ia mendesak pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta pihak sekolah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah konkret dalam memperbaiki kondisi tersebut.
Aksi dimulai dari Bundaran Tugu Religi (Eks MTQ) menuju Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan massa aksi diterima langsung oleh Sekretaris Dinas.
Adapun tuntutan yang disampaikan HIPPMAWA meliputi:
- Mendesak dilakukannya inspeksi mendadak (sidak).
- Menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana BOS.
- Evaluasi kinerja tenaga pendidik serta manajemen sekolah.
- Peningkatan kualitas proses belajar mengajar yang lebih efektif dan inovatif.
- Pengawasan yang lebih ketat dari pihak terkait terhadap sistem pendidikan.
HIPPMAWA menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan pendidikan, bukan sekadar kritik tanpa solusi. Mereka berharap adanya respons cepat dan serius dari pihak terkait demi terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Aksi demonstrasi berlangsung damai dengan pengawalan aparat keamanan. HIPPMAWA juga menyatakan akan terus mengawal isu ini hingga terdapat perubahan nyata di SMAN 1 Sawa.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar