Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Pemda Konut Perkuat Pengawasan PAD, Wakil Bupati Abuhaera Pimpin Tim Sosialisasi Ke Perusahaan Tambang Blok Mandiodo Kec Molawe

Pemda Konut Perkuat Pengawasan PAD, Wakil Bupati Abuhaera Pimpin Tim Sosialisasi Ke Perusahaan Tambang Blok Mandiodo Kec Molawe

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.cmo | Konawe Utara – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara terus memperkuat tata kelola pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pertambangan. Sebagai wujud komitmen tersebut, Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.H., M.Si., kembali memimpin langsung Tim Pengelola PAD untuk melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di Blok Mandiodo, Kecamatan Molawe, Senin (20/10/2025).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Daerah dalam memastikan seluruh perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Konawe Utara mematuhi ketentuan peraturan daerah, tertib administrasi, dan memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat lingkar tambang.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat teknis dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas PU, Dinas PTSP, Dinas Capil, serta pemerintah kecamatan molawe. Optimalisasi Pendapatan Daerah dari Sektor Pertambangan

Dalam arahannya, Wakil Bupati Abuhaera menegaskan bahwa potensi PAD dari sektor pertambangan sangat besar dan harus dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan. Ia menjelaskan bahwa beberapa jenis pajak dan retribusi daerah yang menjadi fokus utama pengelolaan meliputi:

  • Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB)
  • Pajak Penerangan Jalan Non PLN
  • Pajak Air Bawa Tanah
  • Pajak Makan Minun (Ketring Karyawan Perusahaan)
  • Pajak Penggunaan Jalan Kabupaten
  • Pajak PBG (Persetujuan Bumi Dan Gedung)

Menurutnya, semua komponen tersebut harus dikelola dengan baik karena menjadi sumber penting pembiayaan pembangunan di daerah.

“Kami ingin memastikan setiap perusahaan yang beroperasi di Konawe Utara tertib dalam melaporkan volume produksi, melakukan pembayaran pajak daerah, dan memenuhi kewajiban retribusinya. Semua ini bertujuan agar hasil dari sektor tambang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Wakil Bupati.

Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Selain menyoroti aspek pajak dan retribusi, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya perusahaan tambang untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen. Ia menilai, salah satu indikator keberhasilan investasi di daerah adalah sejauh mana perusahaan mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

“Kami meminta agar perusahaan tambang yang beroperasi di Mandiodo memberi ruang sebesar-besarnya bagi tenaga kerja lokal. Minimal 70 persen posisi non-teknis bisa diisi oleh warga sekitar, sementara posisi teknis dapat disesuaikan dengan kemampuan dan pelatihan yang difasilitasi oleh perusahaan,” tegas Abuhaera.

Ia menambahkan, pemerintah daerah siap mendukung pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi masyarakat lokal agar bisa bersaing dan berperan aktif di sektor pertambangan.

Penguatan CSR dan PPM: Wujud Kepedulian Nyata Perusahaan

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Ia menilai, dua program tersebut memiliki peran penting dalam membangun hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.

“Program CSR dan PPM tidak boleh bersifat seremonial atau hanya proyek jangka pendek. Harus benar-benar memberi dampak jangka panjang. Misalnya melalui program pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelatihan keterampilan, peningkatan infrastruktur desa, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sektor UMKM,” ujar Abuhaera.

Wakil Bupati menjelaskan, CSR merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat, sementara PPM adalah program terarah dan terencana yang menjadi bagian dari kewajiban perusahaan pertambangan sebagaimana diatur dalam peraturan Kementerian ESDM.

“Kita ingin sinergi antara CSR dan PPM berjalan beriringan. Pemerintah daerah akan terus memantau agar setiap program tepat sasaran dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat lingkar tambang,” imbuhnya.

Dukungan dan Komitmen Perusahaan

Sosialisasi di Blok Mandiodo ini mendapat sambutan positif dari pihak perusahaan tambang. Mereka mengapresiasi langkah Pemda Konawe Utara yang mengedepankan pendekatan komunikasi dan kerja sama, bukan konfrontasi.

“Kami sangat mendukung langkah pemerintah daerah. Sosialisasi seperti ini memberikan pemahaman yang lebih jelas bagi kami tentang kewajiban pajak daerah, penggunaan tenaga kerja lokal, serta pengelolaan CSR dan PPM yang sesuai aturan,” ujar salah satu perwakilan perusahaan tambang.

Selain sosialisasi, Tim Pengelola PAD juga melakukan pendataan ulang terhadap perusahaan aktif dan nonaktif, sekaligus mengevaluasi kepatuhan administrasi dan kewajiban keuangan masing-masing perusahaan.

Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Pembangunan Berkelanjutan

Langkah yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Abuhaera ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Bupati H. Ikbar dan Wakil Bupati Abuhaera dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa sektor pertambangan tidak hanya menjadi sumber PAD, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan ke depan Blok Mandiodo dan seluruh wilayah pertambangan di Konawe Utara dapat menjadi contoh tata kelola pertambangan yang baik, beretika, dan berpihak kepada kemakmuran rakyat.

“Kita ingin kehadiran tambang menjadi berkah, bukan beban. Dengan pengelolaan PAD yang baik, pemanfaatan CSR dan PPM yang tepat sasaran, serta keterlibatan tenaga kerja lokal, maka kesejahteraan masyarakat Konawe Utara akan semakin meningkat,” tutup Wakil Bupati.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Perhubungan Konut Kembali Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Kawasan Hutan di DLKr dan DLKp Pelabuhan Di Barasanga

    Dinas Perhubungan Konut Kembali Gelar Sosialisasi dan Edukasi Pemanfaatan Kawasan Hutan di DLKr dan DLKp Pelabuhan Di Barasanga

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 133
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara (Pemda Konut) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali melaksanakan sosialisasi dan edukasi pemanfaatan kawasan hutan pada Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) Pelabuhan Pengumpan Lokal. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Barasanga, Kecamatan Wawolesea, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara Tanggal 26 Desember […]

  • Karang Taruna Kel Tinobu Menyambut Hari Raya Idul Fitri Dengan Menggelar Pawai Obor

    Karang Taruna Kel Tinobu Menyambut Hari Raya Idul Fitri Dengan Menggelar Pawai Obor

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 26
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Karang Taruna  Kel Tinobu, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, memiliki cara unik dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah 2025 M. Mereka menggelar pawai obor dari Desa Kel Tinobu ke Desa Basule, Minggu (30/03/2025) malam. Festival yang bertajuk “Festival Obor” ini dimulai Depan mesjid Jami Al-Amin, melintasi jalan […]

  • Kebal Hukum?! Owner PT. Cinta Jaya Tak Tersentuh Jeruji Besi, LSM LACAK Akan Desak APH

    Kebal Hukum?! Owner PT. Cinta Jaya Tak Tersentuh Jeruji Besi, LSM LACAK Akan Desak APH

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 26
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – 05 Februari 2025. Kasus Tipikor PT. Antam Tbk. Masih banyak menimbulkan teka-teki dengan adanya dugaan keterlibatan banyak oknum yang sampai saat ini masih bebas berkeliaran menikmati hasil dari Tipikor telah merugikan negara sebanyak 5,7 Triliun Rupiah. Pengusaha kondang pun ikut terseret hingga Pemangku Jabatan Eks. Dirjen Minerba juga […]

  • PT. Akar Mas Internasional Diduga Jual Bijih Nikel Gunakan Dokumen Terbang, Sejumlah Oknum Diduga Terlibat

    PT. Akar Mas Internasional Diduga Jual Bijih Nikel Gunakan Dokumen Terbang, Sejumlah Oknum Diduga Terlibat

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 50
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Kolaka – Dugaan penjualan Bijih Nikel menggunakan dokumen terbang kembali mencuat, kali ini menyeret nama PT. Akar Mas Internasional (AMI). Pertanyaan pun muncul: siapa oknum di balik mulusnya aktivitas tersebut? Pada tahun 2024 hingga 2025 PT. Akar Mas Internasional (AMI) diduga beberapa kali melakukan penjualan Bijih Nikel. Padahal perusahaan tersebut belum […]

  • Menanggapi Laporan LSM LPMT Sultra, GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi Cek Lokasi Perusakan Hutan Lindung Oleh PT. WIN

    Menanggapi Laporan LSM LPMT Sultra, GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi Cek Lokasi Perusakan Hutan Lindung Oleh PT. WIN

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 26
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Selatan – Dugaan Perusakan Hutan Lindung (HL) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, oleh PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) mencuat setelah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Pemuda Masyarakat Tolaki Sulawesi Tenggara (LPMT SULTRA) melaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) pada tanggal […]

  • Diduga Melakukan Praktek KKN; Kades Lalonona Di Demo Ratusan Warganya

    Diduga Melakukan Praktek KKN; Kades Lalonona Di Demo Ratusan Warganya

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 37
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | KONAWE – Ratusan warga Desa Lalonona, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemberhentian Kepala Desa (Kades) Lalonona, Wagiyanto. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dilakukan sang kades selama menjabat. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, […]

expand_less