Kejari Konawe Diminta Transparansi Atas Penanganan Kasus Bapenda Konawe Tahun Anggaran 2024
- account_circle Suhardin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Unaha- Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe diminta transparansi atas penanganan kasus di lingkup Dinas BAPENDA Konawe terkait Dugaan Penyimpangan Realisasi Belanja Tambahan Penghasilan ASN Berupa Belanja Insentif Pemungutan Pajak Daerah Dan Kelebihan Pembayaran Insentif Pajak Restoran Pemerintah Daerah Kab. Konawe Tahun Anggaran 2024.
Salah satu aktivis, Irsan Pagala menyampaikan secara tegas bahwa hingga saat ini publik masih menunggu terkait hasil pemanggilan permintaan keterangan terhadap sejumlah oknum di lingkup BAPENDA konawe yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Konawe) pada Maret 2026.
“Setelah pemanggilan permintaan keterangan itu, Kita tunggu hasilnya seperti apa makanya Kejari Konawe ini seharusnya terbuka agar publik tau sejauh mana proses penanganan perkara tersebut”. Ucap Irsan.
Pihaknya menyampaikan beberapa poin utama terkait penanganan kasus Dugaan Penyimpangan Realisasi Belanja Tambahan Penghasilan ASN Berupa Belanja Insentif Pemungutan Pajak Daerah Dan Kelebihan Pembayaran Insentif Pajak Restoran Pemerintah Daerah lingkup BAPENDA Kab. Konawe Tahun Anggaran 2024.
-
Kepastian Status Hukum: Kejari Konawe diharapkan segera memberikan kepastian terkait status pihak-pihak yang telah dipanggil dan dimintai keterangan. Hal ini diperlukan agar tidak terjadi opini publik yang liar.
-
Rincian Indikasi Kerugian Negara: Kejari Konawe diharapkan untuk memaparkan estimasi awal jika dari pemanggilan permintaan keterangan itu menemukan adanya indikasi kerugian negara guna menunjukkan akuntabilitas penanganan kasus BAPENDA.
-
Keterbukaan Penanganan Kasus: Menghindari penghentian kasus tanpa penjelasan logis terhadap publik.
“Kami meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe agar tidak terkesan menutup-nutupi penanganan kasus BAPENDA. Ini soal uang rakyat dan setiap rupiah penyimpangannya harus di pertanggungjawabkan” Tegas Irsan
Terkahir Irsan menyampaikan akan terus berkomitmen memantau jalannya penanganan kasus ini hingga tuntas agar proses hukum tetap berada pada koridor keadilan tanpa adanya intervensi dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi mengganggu proses pengungkapan kasus ini. Tutupnya.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar