Bupati Konut Dukung Revisi Pascatambang PT Stargate Pasific Resource, Tekankan Komitmen Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat Berkelanjutan
- account_circle Suhardin
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- visibility 49
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Kendari – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar,S.H., M.H, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Konsultasi Publik Revisi Rencana Pascatambang PT Stargate Pasific Resource yang digelar di salah satu hotel di Kendari, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memastikan aktivitas pertambangan tetap bertanggung jawab hingga tahap akhir operasional.
Dalam sambutannya, H. Ikbar menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan ruang bersama yang penting untuk memastikan rencana pascatambang tidak hanya memenuhi kewajiban regulasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kita ingin forum ini menjadi ruang bersama untuk memastikan bahwa setiap aktivitas pertambangan memiliki akhir yang bertanggung jawab, yaitu pascatambang yang berkelanjutan, berkeadilan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ikbar.
Ia menekankan bahwa sektor pertambangan selama ini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah di Kabupaten Konawe Utara. Namun demikian, aktivitas pertambangan juga membawa konsekuensi terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata ruang wilayah yang perlu dikelola secara bijak dan terencana.
Menurutnya, terdapat sejumlah hal penting yang harus menjadi perhatian dalam revisi rencana pascatambang. Pertama, komitmen nyata perusahaan dalam memulihkan fungsi lingkungan sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar wilayah tambang. Kedua, penyusunan revisi harus mempertimbangkan aspek ekologis, sosial, serta keselarasan dengan rencana tata ruang dan arah pembangunan daerah. Ketiga, keterlibatan masyarakat, mulai dari pemerintah desa, BPD, hingga tokoh masyarakat, harus menjadi bagian utama dalam setiap tahapan proses.

“Sejalan dengan visi Konawe Utara sebagai rumah bersama yang semakin maju dan sejahtera, seluruh aktivitas pembangunan, termasuk pertambangan, harus berorientasi pada prinsip berkelanjutan, inklusif, dan bernilai jangka panjang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ikbar mendorong seluruh perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait untuk aktif mengawal proses revisi rencana pascatambang dengan memberikan masukan berbasis data dan regulasi, sehingga hasilnya benar-benar mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat dan lingkungan.
“Saya berharap forum ini melahirkan kesepahaman antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, sehingga apa yang kita manfaatkan hari ini tidak menjadi beban bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT Stargate Pasific Resource, Anton Soepomo, menyampaikan bahwa revisi rencana pascatambang merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah aktivitas pertambangan yang berlangsung.
Ia mengakui bahwa kegiatan pertambangan membawa perubahan terhadap bentang alam. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan matang agar perubahan tersebut tetap selaras dengan aspek sosial, budaya, serta peruntukan ruang di masa mendatang.
“Kami menyadari bahwa aktivitas tambang mengubah bentang alam. Karena itu, perubahan tersebut harus direncanakan dengan baik agar ke depan tetap sesuai dengan peruntukannya,” jelas Anton.
Kegiatan konsultasi publik ini turut dihadiri Direktur PT Stargate Pasific Resource, F. Sandhy Hermawan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, serta para kepala desa dari wilayah terdampak, di antaranya Desa Molore, Molore Pantai, dan Lameruru. Forum ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan pascatambang yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar