PT GIP Gelar FGD Pemetaan Sosial, Libatkan Pemerintah dan Masyarakat Tiga Kecamatan di Konawe Utara
- account_circle Suhardin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara— PT Geomineral Inti Perkasa (PT. GIP) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Sosial dalam rangka penyusunan Rencana Induk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Oheo, Kecamatan Andowia, dengan melibatkan unsur pemerintahan dan masyarakat dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Molawe, Kecamatan Andowia, dan Kecamatan Asera.
FGD ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan RIPPM, khususnya untuk mengidentifikasi kondisi sosial masyarakat, menggali aspirasi warga, serta memetakan potensi dan kebutuhan masyarakat di wilayah yang menjadi perhatian program perusahaan.

Keterlibatan unsur pemerintah dan masyarakat dalam forum tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai berbagai persoalan dan peluang pembangunan di tingkat lokal.
Melalui diskusi bersama, berbagai masukan dari para peserta dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing wilayah.
Pemetaan sosial juga memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi potensi ekonomi masyarakat, kondisi Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Lingkungan, Pertanian, Nelayan, hingga peluang pengembangan usaha lokal yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam penyusunan RIPPM, pendekatan partisipatif menjadi salah satu aspek penting agar program yang dirancang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Kehadiran unsur pemerintahan dan masyarakat dari Kecamatan Molawe, Andowia, dan Asera mencerminkan pentingnya koordinasi serta komunikasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung perencanaan program pemberdayaan masyarakat yang lebih terarah.
Selain itu, hasil pemetaan sosial diharapkan dapat menjadi landasan bagi perusahaan dalam menyusun prioritas program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan potensi lokal, serta keberlanjutan pembangunan di wilayah sekitar kegiatan perusahaan.

Rencana Induk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) diharapkan menjadi pedoman dalam pelaksanaan program yang terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan FGD ini, PT Geomineral Inti Perkasa diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif di Kabupaten Konawe Utara.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar