Bupati Konawe Utara Pimpin Rakor KIE Persampahan Bersama PSILH, Perkuat Sinergi Raih Target Adipura 2026
- account_circle Suhardin
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- visibility 58
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara– Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., memimpin rapat koordinasi pelaksanaan program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) pengelolaan persampahan bersama Tim Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup (PSILH), yang berlangsung di Aula Bapperida Lantai 2, Senin (30 Maret 2026).
Rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat guna meningkatkan kualitas pengelolaan persampahan secara terpadu dan berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Menteri KLH/BPLH Nomor 1327 Tahun 2026 tentang Tim Kinerja Pengelolaan Sampah, yang menetapkan Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup sebagai pembina pengelolaan persampahan Kabupaten Konawe Utara tahun 2026, menggantikan peran sebelumnya yang dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Lingkungan Hidup.
Dalam arahannya, Bupati Konawe Utara menegaskan bahwa pengelolaan persampahan merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan di daerah. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama seluruh perangkat daerah serta dukungan aktif masyarakat dalam menyukseskan program pengelolaan sampah secara menyeluruh.

“Program pengelolaan persampahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat. Melalui kegiatan KIE ini, kita ingin membangun kesadaran bersama agar pengelolaan sampah di Konawe Utara semakin baik dan berkelanjutan,” ujar Bupati Ikbar.
Ia juga menekankan bahwa program KIE memiliki peran strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengurangan sampah sejak dari sumbernya, penguatan sistem pengangkutan, hingga pengelolaan akhir yang ramah lingkungan.
Lebih lanjut, Bupati Ikbar menyampaikan bahwa koordinasi bersama tim pembina dari pemerintah pusat menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pengelolaan persampahan daerah sekaligus meningkatkan kesiapan Konawe Utara dalam menghadapi penilaian Adipura tahun 2026.

“Kita berharap melalui pendampingan dari PSILH, pengelolaan persampahan di Konawe Utara semakin optimal dan mampu meningkatkan nilai Adipura tahun ini,” tambahnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara, Herman Sewani, SH., Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd., Tim Kinerja Pengelolaan Sampah, perwakilan Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendukung terwujudnya sistem pengelolaan persampahan yang lebih efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kabupaten Konawe Utara.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar