Bupati Konawe H.Yusran Akbar,S.T turun langsung mengunjungi korban yang terdampak banjir di Desa Dawi-dawi
- account_circle Suhardin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Konawe – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe melaksanakan peninjauan langsung terhadap lokasi terdampak banjir di Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Wonggeduku, Rabu (13/5/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, dalam rangka memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang mengungsi sejak Jumat (8/5/2026), akibat genangan air yang masih merendam kawasan permukiman warga.
Kedatangan Bupati Konawe disambut oleh Camat Wonggeduku, Edi Kurniawan, sekcam, lurah puuduria,Oom komara bersama Kepala Desa Dawi-Dawi, Lidiawati, Kapolsek Wonggeduku, Ipda Harisman, SH, serta unsur Bhabinkamtibmas dan TNI. Turut mendampingi Bupati, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, termasuk Kepala Cabang Bulog Unaaha, Hendra Dionisius.
Dalam kunjungannya di Balai Desa Dawi-Dawi yang difungsikan sebagai lokasi pengungsian sementara, Bupati Konawe berinteraksi langsung dengan masyarakat terdampak guna mendengarkan kondisi dan kebutuhan para pengungsi.

Bupati Konawe meminta laporan perkembangan kondisi pengungsi kepada pemerintah setempat. Menanggapi hal tersebut, kepala Desa Dawi-Dawi, Lidiawati, menyampaikan bahwa masyarakat yang mengungsi berasal dari tiga dusun dengan total 29 Kepala Keluarga atau sebanyak 102 jiwa.
“Dari jumlah tersebut terdapat 16 balita dan 7 lanjut usia. Secara keseluruhan jumlah penduduk Desa Dawi-Dawi sebanyak 161 Kepala Keluarga dengan 587 jiwa, namun sebagian warga memilih tetap bertahan di rumah karena kondisi genangan mulai berangsur surut,” jelas Lidiawati.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, Bupati Konawe menyerahkan bantuan kebutuhan pokok secara simbolis kepada perwakilan masyarakat terdampak banjir. Bantuan tersebut merupakan sinergi Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Bulog Unaaha dalam mendukung penanganan kondisi darurat masyarakat.

Usai penyerahan bantuan, rombongan melanjutkan peninjauan ke Posko Medis yang didirikan oleh Puskesmas Wonggeduku. Pada kesempatan tersebut, petugas medis dr. Tati melaporkan sejumlah kondisi kesehatan yang dialami masyarakat pengungsi.
“Keluhan yang dominan dialami warga antara lain gangguan asam lambung akibat pola makan yang tidak teratur dan faktor kelelahan, serta beberapa kasus anemia, khususnya pada ibu hamil dan remaja putri. Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan gatal-gatal akibat gigitan nyamuk di area pengungsian,” terang dr. Tati.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Bupati Konawe memberikan arahan kepada perangkat terkait agar penanganan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat banjir.

Bupati Konawe menginstruksikan pelaksanaan fogging di kawasan pengungsian dan permukiman warga guna mengantisipasi potensi penyebaran penyakit pascabanjir, termasuk demam berdarah dan penyakit kulit. Selain itu, layanan kesehatan diminta tetap siaga selama 24 jam, khususnya bagi kelompok rentan seperti balita dan lanjut usia.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan langsung kondisi lingkungan permukiman warga yang mulai surut dari genangan air. Pemerintah Kabupaten Konawe juga menyampaikan komitmen untuk melakukan penanganan lanjutan berupa perbaikan sistem drainase dan normalisasi lingkungan guna meminimalisasi risiko banjir di masa mendatang.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar