ANTAM UBPN Konawe Utara Dorong Desa Mowundo Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
- account_circle Suhardin
- calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_16908288
aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menggelar kegiatan Sosialisasi Pemilahan dan Pengolahan Sampah di Desa Mowundo, Kecamatan Molawe.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, melalui pemilahan sampah rumah tangga dan pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos yang bernilai guna.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Manajemen PT ANTAM UBPN Konawe Utara melalui tim CSR, Camat Molawe, Pemerintah Desa Mowundo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe Utara, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Lasolo dan Molawe, serta masyarakat setempat. Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi edukatif dan praktik langsung di lapangan.

Camat Molawe, Bahrun, S.Sos., mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara perusahaan dan pemerintah desa dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
“Kami mengapresiasi inisiatif yang dilakukan PT ANTAM UBPN Konawe Utara bersama Pemerintah Desa Mowundo. Program seperti ini sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Harapan kami, praktik baik yang dimulai di Desa Mowundo dapat terus berlanjut dan direplikasi di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Molawe,” ujarnya.
Mewakili perusahaan, Serly Oktavia Mangantibe, Comdev & PKBL Senior Support 2 PT ANTAM UBPN Konawe Utara yang didampingi Suarman selaku PLH-Comdev Work Unit Head, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berkolaborasi sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga sinergi yang terbangun dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkap Serly.

Pada sesi materi, Sri Susilawati, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe Utara, menjelaskan berbagai kebijakan dan tata cara pengelolaan sampah rumah tangga, termasuk pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu. Untuk memperkuat pemahaman peserta, materi tersebut dilengkapi dengan praktik langsung menggunakan contoh sampah yang umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pengelolaan sampah yang baik dimulai dari pemilahan di rumah. Ketika masyarakat mampu memilah sampah dengan benar, maka proses pengolahan dan pemanfaatannya akan jauh lebih mudah dan efektif,” jelasnya.
Selanjutnya, tim dari BPP Lasolo dan Molawe memberikan pelatihan pembuatan pupuk kompos padat dan pupuk organik cair menggunakan drum komposter. Peserta diajak memahami sekaligus mempraktikkan tahapan pengolahan sampah organik hingga menjadi produk yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian maupun pekarangan rumah tangga.
Kepala Desa Mowundo, Naniyatin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT ANTAM dan berharap program tersebut mampu membentuk budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di tengah masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada PT ANTAM UBPN Konawe Utara, DLH, dan BPP yang telah memberikan edukasi serta fasilitas pendukung kepada masyarakat. Program ini sangat bermanfaat dan kami berharap dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin terbiasa memilah dan mengolah sampah secara mandiri. Akan kami buktikan bahwa kami sebagai warga berkomitmen penuh dalam menjalankan kepercayaan yang sudah diberikan,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, PT ANTAM UBPN Konawe Utara menyerahkan fasilitas berupa tong sampah terpilah tiga jenis untuk enam RT yang tersebar di tiga dusun Desa Mowundo, serta dua unit drum komposter yang akan digunakan sebagai sarana praktik dan pengolahan sampah organik oleh masyarakat.
Program ini tidak berhenti pada tahap sosialisasi dan penyerahan sarana. Ke depan, PT ANTAM UBPN Konawe Utara bersama Pemerintah Desa Mowundo dan para pemangku kepentingan akan terus melakukan pendampingan dan penguatan kolaborasi agar pengelolaan sampah menjadi kebiasaan yang berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan, Desa Mowundo diharapkan dapat menjadi contoh dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Konawe Utara.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar