Bupati Ikbar Lepas 45 Taruna-Taruni Konut ke Politeknik Kelautan dan Perikanan, Seluruh Biaya Ditanggung Pemda
- account_circle Suhardin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 38
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasiarakyatsultra.com | Kendari – Komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) kembali diwujudkan melalui program beasiswa pendidikan di bidang kelautan dan perikanan.
Bupati Konawe Utara, Dr. (Can.) H. Ikbar, S.H., M.H., secara langsung melepas keberangkatan 45 taruna dan taruni asal Konawe Utara yang akan menempuh pendidikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan, Minggu (2/8/2026), di Bandara Haluoleo Kendari.
Pelepasan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya pada sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menegaskan bahwa seluruh biaya pendidikan para taruna dan taruni ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melalui program beasiswa daerah.
“Ini bukan sekadar memberangkatkan anak-anak kita untuk kuliah. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia unggul di bidang maritim dan perikanan. Semua biaya dari awal hingga lulus ditanggung penuh oleh Pemda,” tegas Ikbar.
Program beasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan ini telah berjalan sejak tahun 2022. Tahun 2026 menjadi pemberangkatan gelombang kelima sejak program tersebut diluncurkan.
Pesan Bupati: Disiplin, Berprestasi dan Jaga Nama Baik Daerah
Di hadapan para peserta, Bupati Ikbar berpesan agar kesempatan yang diberikan dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia mengingatkan bahwa pendidikan di politeknik tidak hanya menuntut kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, serta jiwa nasionalisme.
“Jaga nama baik almamater dan nama baik daerah kita di mana pun berada,” pesannya.
Ia juga meminta para taruna dan taruni tekun mengikuti setiap proses pembelajaran maupun praktik lapangan. Menurutnya, sektor kelautan dan perikanan membutuhkan SDM yang memiliki keterampilan teknis, penguasaan teknologi, dan kemampuan berinovasi.
Bupati berharap para peserta mampu menguasai berbagai bidang, mulai dari budidaya perikanan, penangkapan ikan ramah lingkungan, pengolahan hasil laut hingga teknologi kelautan.

Tak hanya itu, Ikbar juga mendorong para mahasiswa memiliki jiwa kewirausahaan sehingga setelah lulus tidak hanya berorientasi menjadi pegawai, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja baru.
“Buka usaha budidaya rumput laut, pengolahan ikan, ekowisata bahari, dan berbagai usaha lainnya. Bangun daerah dari desa-desa pesisir,” ujarnya.
Diharapkan Kembali Membangun Konawe Utara
Bupati Ikbar berharap seluruh peserta diberikan kesehatan, mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan prestasi terbaik, kemudian kembali mengabdi untuk membangun Kabupaten Konawe Utara.
“Setelah lulus nanti, pulanglah ke daerah membantu para nelayan agar hasil tangkapnya lebih banyak dan lebih bernilai. Bantu kelompok pembudidaya agar produknya bisa menembus pasar ekspor. Bantu kami menjaga laut tetap bersih dan lestari untuk anak cucu kita,” harapnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara untuk terus memperkuat kerja sama dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan melalui program magang, beasiswa, dan kemitraan.
“Kami siap mendukung program magang, beasiswa, dan kemitraan dengan politeknik agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di lapangan.”
Mengakhiri arahannya, Bupati berpesan agar para peserta senantiasa menjaga kesehatan, menjaga komunikasi dengan orang tua, serta terus memiliki cita-cita besar untuk memajukan sektor kelautan Indonesia, khususnya di Konawe Utara.
Gelombang Kelima, 45 Peserta Ditempatkan di Empat Kampus
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Konawe Utara, H. Abdollah, S.Pd., M.M., melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Yunan Pagala, S.E., M.A.P., menjelaskan bahwa pemberangkatan tahun ini merupakan gelombang kelima program pendidikan Politeknik Kelautan dan Perikanan.
Sebanyak 45 putra-putri terbaik Konawe Utara akan menempuh pendidikan di empat institusi, yakni Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, serta Akademi Usaha Perikanan (AUP) Jakarta.
“Seluruh biaya pendidikan ditanggung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Utara,” jelas Yunan.
Ia menambahkan, sebelum dinyatakan lolos, seluruh peserta mengikuti proses seleksi selama lima hari yang dilaksanakan oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Konawe Utara.
Melalui pendidikan tersebut, para peserta akan dibekali kompetensi di bidang perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut hingga manajemen kelautan.
Menurut Yunan, sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu kekuatan utama Konawe Utara sehingga membutuhkan tenaga profesional yang berasal dari daerah sendiri.
“Program ini merupakan kebijakan langsung Bapak Bupati sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perikanan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menargetkan para lulusan nantinya menjadi motor penggerak ekonomi maritim, baik sebagai pelaku usaha, tenaga penyuluh, maupun aparatur sipil negara (ASN) di bidang kelautan dan perikanan.
Pelepasan 45 taruna dan taruni tersebut turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara serta jajaran Dinas Perikanan Konawe Utara.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar