Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Menanggapi Laporan LSM LPMT Sultra, GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi Cek Lokasi Perusakan Hutan Lindung Oleh PT. WIN

Menanggapi Laporan LSM LPMT Sultra, GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi Cek Lokasi Perusakan Hutan Lindung Oleh PT. WIN

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Konawe Selatan – Dugaan Perusakan Hutan Lindung (HL) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, oleh PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN) mencuat setelah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Pemuda Masyarakat Tolaki Sulawesi Tenggara (LPMT SULTRA) melaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) pada tanggal 30 Januari 2025 terkait laporan dugaan Perusakan Hutan Lindung (HL).

Berdasarkan hasil investigasi, PT. WIN diduga menggunakan alat berat untuk menggali tanah mengambil ore nikel di luar Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) tepat nya di Areal Penggunaan Lain (APL) dan di Kawasan Hutan Lindung (HL).

Sebelum melakukan penggalian, alat berat perusahaan terlebih dulu membangun pematang besar guna menahan air laut agar tidak mengaliri galian yang diduga kuat penggalian ore nikel.

Dugaan kegiatan ilegal ini terjadi antara Maret hingga Mei 2023. Investigasi menemukan bahwa hasil penambangan yang diambil dari kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) dan Hutan Lindung pada bulan Maret mencapai 7.140 metrik ton, sementara pada April jumlahnya melonjak menjadi 21.947 metrik ton.dan pada bulan Mei 2023 ketahuan dan terhenti.

Kegiatan ini diketahui baru terhenti pada Bulan Mei, setelah salah satu Kepala Divisi di PT. WIN mengetahui dan memberhentikan dengan menegur aktivitas salah satu Tim Penambang (WIN 3), selaku kepala Tim saudara inisial “R” yang diduga melakukan penambangan diluar IUP atau di Areal Penggunaan Lain (APL) dan Kawasan Hutan Lindung (HL).

Pada Bulan Agustus 2023, LSM LPMT SULTRA melaporkan dugaan perusakan hutan lindung ini ke Polres Konawe Selatan dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Unit XXIV Gularaya. Dalam laporan tersebut, delapan titik koordinat dan di nyatakan tidak terbukti.

Nurlan Selaku Ketua LSM LPMT SULTRA yang ditemui awak media mengatakan, bahwa PT. WIN telah salah dalam memahami permasalahan yang dilaporkan oleh LSM LPMT SULTRA, dimana pada tahun 2023 LSM LPMT SULTRA melaporkan 8 titik koordinat ke Polres Konawe Selatan dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Unit XXIV Gularaya. Dimana laporan tersebut dinyatakan tidak terbukti, sehingga laporan tersebut di SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) oleh Polres Konawe Selatan dan KPH GULARAYA, dan PT. WIN menganggap persoalan tersebut telah selesai.

Akan tetapi di Tahun 2025 mencuat kasus terbaru yang dilaporkan oleh LSM LPMT SULTRA berdasarkan hasil investigasi di lokasi, dimana ada 3 titik koordinat yang diduga tempat PT. WIN melakukan aktivitas penambangan yang dilaporkan pada tanggal 30 Januari 2025 di KLHK RI, terkonfirmasi ada 2 titik koordinat yang masuk dalam Kawasan Hutan Lindung, dan 1 titik koordinat berada dalam Areal Penggunaan Lain (APL), temuan ini diperkuat oleh klarifikasi dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan Wilayah XXII Sulawesi Tenggara, yang mengeluarkan surat resmi tertanggal 10 Januari 2025.

Menanggapi Laporan tersebut, pada tanggal 08 Mei 2025, GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi Bersama LSM LPMT SULTRA turun langsung ke Lokasi guna mengecek 2 titik koordinat yang masuk dalam Kawasan Hutan Lindung, dalam investigasi tersebut turut serta WALHI SULTRA serta Masyarakat Lingkar Tambang yang merasakan dampak Negatif dari adanya aktivitas pertambangan PT. WIN.

“Kami sudah sering membuat laporan ke KLHK RI, dan GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi bukan hanya kali ini turun Investigasi di Lokasi terkait pelanggaran PT. WIN, tapi sudah sering melakukan Investigasi langsung di Lokasi, tapi anehnya belum ada penindakan sampai sekarang untuk PT. WIN. Apakah PT. WIN ini Kebal Hukum??? Kenapa Aparat Penegak Hukum seakan akan menutup mata dan melakukan pembiaran terhadap pelanggaran- pelanggaran Hukum yang dilakukan oleh PT. WIN, tentu saja hal ini patut kami pertanyakan”, tegas Nurlan (Ketua LPMT SULTRA).

“Harapan kami terkait kasus ini, karena di lokasi tadi sudah cukup jelas, kami turun Investigasi bersama GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi, bukti-bukti juga sudah cukup jelas, titik koordinat juga sudah sesuai, sehingga kami harap kepada GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi semoga ini adalah yang terakhir kalinya untuk turun Investigasi ke Lokasi, karena sudah sering dan sudah kesekian kalinya GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi turun ke Lokasi untuk mengecek terkait pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh PT. WIN.

Semoga Investigasi yang dilakukan oleh GAKKUM KEHUTANAN Wilayah Sulawesi ini bukan hanya formalitas saja, dan bukan hanya sekedar menggugurkan kewajiban semata” tutupnya.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LSM Lacak DPD Konut Bakal Adukan PT.Wisnu Mandiri Batara Di KLHK Dan Kejagung RI Atas Dugaan Perambahan Kawasan Hutan

    LSM Lacak DPD Konut Bakal Adukan PT.Wisnu Mandiri Batara Di KLHK Dan Kejagung RI Atas Dugaan Perambahan Kawasan Hutan

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 66
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara, Sulawesi Tenggara – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lacak Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konawe Utara (KONUT) meningkatkan tekanan terhadap dugaan aktivitas penambangan ilegal yang dilakukan oleh PT. Wisnu Mandiri Batara di Desa Baturambaha, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara. Selain berencana melaporkan kasus ini ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan […]

  • Penyaluran BBM Nelayan Tak Tepat Sasaran. SPBN Tinobu Di duga Sebabkan Kenaikan Harga Hingga Kelangkaan Juga Terindikasi Monopoli Pasaran Elpiji. Efek Domino Oknum SPBN

    Penyaluran BBM Nelayan Tak Tepat Sasaran. SPBN Tinobu Di duga Sebabkan Kenaikan Harga Hingga Kelangkaan Juga Terindikasi Monopoli Pasaran Elpiji. Efek Domino Oknum SPBN

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 132
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Jakarta, 11 Februari 2026. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Merupakan akses untuk melayani kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar bahkan Pertalite Bersubsidi bagi para nelayan dalam melaksanakan aktivitas tranportasi laut, dengan tujuan utama yakni memenuhi kebutuhan dasar bagi para nelayan. Hadirnya SPBN merupakan suatu bentuk dukungan pemerintah dalam memudahkan penyaluran […]

  • Pemda Konut Perkuat Pengawasan PAD, Wakil Bupati Abuhaera Pimpin Tim Sosialisasi Ke Perusahaan Tambang Blok Mandiodo Kec Molawe

    Pemda Konut Perkuat Pengawasan PAD, Wakil Bupati Abuhaera Pimpin Tim Sosialisasi Ke Perusahaan Tambang Blok Mandiodo Kec Molawe

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 78
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.cmo | Konawe Utara – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara terus memperkuat tata kelola pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pertambangan. Sebagai wujud komitmen tersebut, Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.H., M.Si., kembali memimpin langsung Tim Pengelola PAD untuk melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di Blok Mandiodo, Kecamatan […]

  • PAD Adalah Salah Satu Urat Nadi Pembangunan Daerah; Bupati Konut H. Ikbar Tekankan OPD Bekerja Kreatif, Inovatif Dan Disiplin

    PAD Adalah Salah Satu Urat Nadi Pembangunan Daerah; Bupati Konut H. Ikbar Tekankan OPD Bekerja Kreatif, Inovatif Dan Disiplin

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 97
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka Mengoptimalkan Pemungutan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Rabu (24/09/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Wakil Bupati Konawe Utara ini dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., serta dihadiri […]

  • Jelang Pilkada Polres Konawe Utara Gelar Cipkon Pra Operasi Mantap Praja Anoa 2024

    Jelang Pilkada Polres Konawe Utara Gelar Cipkon Pra Operasi Mantap Praja Anoa 2024

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 68
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024 sebentar lagi akan berlangsung dimulai dengan tahap pendaftaran bakal calon kepala daerah bupati dan wakil bupati periode 2025-2030 Kepolisian Resor (polres) konawe utara (konut) terus menggelar berbagai kegiatan Kepolisian guna menciptakan iklim kamtibmas yang aman dan Kondusif di bumi oheo […]

  • Puskesmas Tapunggaya Juara 1 Lomba Kebersihan; Jadi Teladan Lingkungan Sehat

    Puskesmas Tapunggaya Juara 1 Lomba Kebersihan; Jadi Teladan Lingkungan Sehat

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 138
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Suasana riuh tepuk tangan terdengar saat nama Puskesmas Tapunggaya Kecamatan Molawe diumumkan sebagai Juara 1 Lomba Kebersihan Kantor Tingkat Puskemas dalam rangka memperingati HUT RI ke-80. Para pegawai puskesmas tampak berseri-seri, sebagian bahkan tidak bisa menyembunyikan rasa bangga atas capaian yang lahir dari kerja sama  dan kedisiplinan Mereka.Minggu Malam(17/08/2025) […]

expand_less