Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Lahan Disegel, Izin Dipertanyakan : PT. PSJ Dituding Beroperasi Tanpa RKAB

Lahan Disegel, Izin Dipertanyakan : PT. PSJ Dituding Beroperasi Tanpa RKAB

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara, Sulawesi Tenggara || Ketegangan memuncak di Desa Puusiambu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, setelah warga setempat secara kolektif menyegel sebuah perusahaan tambang batu suplit bernama PT. Pasifik Sukses Jaya (PSJ).

Penyegelan dilakukan pada Kamis (11/9/2025), setelah serangkaian tuntutan warga desa puusiambu kepada pihak perusahaan pada aksi demonstrasi pertama di depan Kantor PT. PSJ, pada Senin (8/9/2025) tak kunjung ditanggapi. Aksi ini berlangsung damai namun tegas. Warga memblokade akses jalan masuk menuju lokasi tambang, menutup portal utama dengan kayu dan spanduk yang bertuliskan “Disegel”.

Penyegelan oleh warga dilakukan secara simbolik. Meski tanpa kekuatan hukum formal, tindakan ini menunjukkan tingkat frustrasi masyarakat terhadap lambannya penegakan hukum dan pengawasan.

PT. PSJ selama ini dituding tidak mengantongi RKAB, sebuah dokumen wajib dalam setiap aktivitas pertambangan di Indonesia. Lebih dari itu, perusahaan diduga belum memiliki dokumen izin resmi lainnya, seperti Izin lingkungan (UKL-UPL/AMDAL).

“Sudah terlalu lama kami diam. Perusahaan ini beroperasi tanpa transparansi. Belum mengantongi RKAB tapi sudah aktif melakukan kegiatan produksi, hal ini sudah jelas melanggar undang-undang minerba, Itu jelas pelanggaran hukum,” tegas Candra Kirana, tokoh pemuda desa puusiambu.

RKAB adalah dokumen legal wajib bagi seluruh perusahaan tambang yang memuat rencana produksi, pengelolaan lingkungan, dan anggaran tahunan. Setiap penambangan yang tidak memiliki RKAB aktif, otomatis melanggar hukum. Bahkan, produk yang dihasilkan tidak bisa dijual secara sah.

“Perusahaan yang melakukan produksi tanpa RKAB menurut UU No. 3 Tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan Pasal 158, yaitu penjara paling lama 5 Tahun dan/atau denda paling banyak 100 Miliar Rupiah,” ungkap Candra.

“Bukan hanya itu, produksi tanpa RKAB yang sah juga dapat melanggar ketentuan dalam PP No. 25 Tahun 2024 dan Permen ESDM No. 15 Tahun 2024. Kedua regulasi tersebut mewajibkan seluruh pemegang IUP/IUPK memiliki RKAB yang disetujui untuk bisa menjalankan aktivitas produksi secara legal,” lanjutnya.

Kasus penyegelan tambang oleh warga Desa Puusiambu, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara menjadi bukti bahwa masyarakat lokal tak lagi ingin hanya jadi penonton atas perampasan ruang hidup mereka. Tanpa RKAB, tanpa izin lingkungan, dan tanpa tanggung jawab sosial, perusahaan seperti PT. PSJ menjadi simbol eksploitasi yang kini mulai dilawan.

“Jika perusahaan ini beroperasi tanpa RKAB, maka tidak hanya ilegal, tapi juga berpotensi merugikan negara dan masyarakat,” tegas Cikal Riansyah, salah satu demonstran.

“Kami bukan anti investasi. Tapi kami menolak perampasan atas nama investasi. Ini tanah kami. Dan kami akan jaga sampai kapan pun,” tutupnya.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pastikan Pangan Siap Jelang Idul Fitri 2026, Kolaborasi Polres Konut dan Pemda Gelar Operasi Pasar di Langgikima

    Pastikan Pangan Siap Jelang Idul Fitri 2026, Kolaborasi Polres Konut dan Pemda Gelar Operasi Pasar di Langgikima

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 143
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara melaksanakan kegiatan operasi pasar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Pasar Rakyat Langgikima, Kelurahan Langgikima, Kecamatan Langgikima, Senin (2/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 15.20 WITA tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan stabilitas harga, […]

  • Pertemuan Dengan Ketua Komite Dan Orang Tua murid Batal, Kadis PK Sultra Yusmin Di Duga Lindungi Kepsek

    Pertemuan Dengan Ketua Komite Dan Orang Tua murid Batal, Kadis PK Sultra Yusmin Di Duga Lindungi Kepsek

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 119
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com | Lasolo – kamis 25 Juli 2024. Arus Problematika perlawanan 28 Guru kian hari makin menuai banyak dukungan oleh khalayak masyarakat dengan tujuan agar Kepsek SMAN 1 Lasolo di Copot dari jabatannya karena sudah tidak layak menjabat akibat dari ulahnya sendiri sering melakukan kekerasan verbal kepada murid dan Beberapa Guru-guru serta di […]

  • Pemda Konawe Utara Gelar Diskusi Strategis dengan Tim Ekspedisi Patriot UGM di Kawasan Transmigrasi Hialu

    Pemda Konawe Utara Gelar Diskusi Strategis dengan Tim Ekspedisi Patriot UGM di Kawasan Transmigrasi Hialu

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 110
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.con | Konut – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menerima kunjungan dan melakukan diskusi intensif bersama Tim Ekspedisi Patriot Universitas Gadjah Mada (UGM) di kawasan Transmigrasi Hialu.Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Konawe Utara, Selasa (21/10/2025). Diskus dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, Dr. Safruddin, S.Pd., […]

  • Kapolres Konawe Mengunjungi Keluarga Korban Dan Memberikan Sejumlah Bantuan

    Kapolres Konawe Mengunjungi Keluarga Korban Dan Memberikan Sejumlah Bantuan

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 159
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga korban di Desa Puday, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, saat Kapolres Konawe AKBP Noer Alam, S.I.K. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Konawe, Ibu Devi Noer Alam, melakukan kunjungan silaturahmi dan belasungkawa ke rumah duka almarhum Yuda Lesmana dan almarhum Riki Rahmat, dua pemuda Konawe yang […]

  • Hadapi Nataru, Dinas Ketahanan Pangan Konut Gelar Gerakan Pangan Murah dan Salurkan Beras Sembako, 13 kecamatan

    Hadapi Nataru, Dinas Ketahanan Pangan Konut Gelar Gerakan Pangan Murah dan Salurkan Beras Sembako, 13 kecamatan

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 194
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Dalam rangka menghadapi momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Konawe Utara mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama dengan Bulog Sulawesi Tenggara (Sultra) […]

  • Ketua Komite, Guru, dan Masyarakat Tolak Kembalinya Kepala SD Negeri Wawoone

    Ketua Komite, Guru, dan Masyarakat Tolak Kembalinya Kepala SD Negeri Wawoone

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 93
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Ketua Komite SD Negeri Wawoone Ladawa bersama sejumlah guru, orang tua siswa, dan masyarakat menyatakan penolakan terhadap kembalinya kepala sekolah lama atas nama Rasniati untuk kembali memimpin SD Negeri Wawoone, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Kamis (7/5/2026). Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan sikap masyarakat yang ditandatangani Ketua Komite Sekolah […]

expand_less