Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Ambulance Puskesmas Motui Rusak, Pasien Kecelakaan Meninggal Karena Terlambat Dirujuk

Ambulance Puskesmas Motui Rusak, Pasien Kecelakaan Meninggal Karena Terlambat Dirujuk

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 379
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Motui, Konawe Utara (24/03/2026) – Kematian seorang pasien pria inisial EA berusia 22 Tahun asal Kelurahan Bende, Kecamatan Motui, akibat kecelakaan, membuka tabir kelalaian serius dalam layanan kesehatan publik. Ambulans milik Puskesmas Motui yang seharusnya menjadi jalur hidup pasien, ternyata sudah lama mengalami kerusakan dan tidak bisa digunakan, menyebabkan terlambatnya rujukan ke rumah sakit dan akhirnya pasien meninggal dunia.

Keluarga korban menyatakan, pasien mengalami kecelakaan serius namun harus menunggu ambulance dari Puskesmas lain terlebih dahulu karena kondisi Ambulance Puskesmas Motui yang telah mengalami kerusakan. “Jika ambulans tersedia dan layak jalan, mungkin nyawa keluarga kami masih bisa diselamatkan,” ujar salah satu kerabat.

Geram dengan hal tersebut, Mahasiswa Kecamatan Motui, Muhaimin memberikan sorotan tajam kepada Kepala Puskesmas Motui yang dinilai abai terhadap kondisi Mobil Ambulance Puskesmas Motui.

“Kepala Puskesmas seharusnya tidak tutup mata dengan kondisi mobil ambulance yang dalam keadaan rusak, mestinya dengan penuh tanggung jawab ada upaya perbaikan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut, apalagi ketika dibutuhkan dalam kondisi emergency, kalau pun mobil sudah tidak layak pakai, segera koordinasi dengan Kepala Dinas terkait atau Bupati, supaya ada solusi. Tentu ini menjadi pertanyaan banyak orang, ada apa dengan Kepala Puskesmas Motui?? Kalau memang tidak merasa memiliki tanggung jawab lebih baik mundur dari jabatannya,” Tegas Muhaimin.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang pemeliharaan sarana kesehatan publik. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan mengamanatkan bahwa fasilitas kesehatan wajib menyediakan sarana dan prasarana memadai untuk penanganan pasien, termasuk transportasi medis darurat. Selain itu, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat menegaskan kewajiban Puskesmas menyediakan ambulans yang siap pakai untuk merujuk pasien.

“Kami mendesak Bupati Konawe Utara untuk segera melakukan evaluasi & melakukan penindakan tegas terhadap Kepala Puskesmas yang mengabaikan tanggung jawabnya, agar tragedi serupa tidak terulang. Ini bukan sekedar soal fasilitas, tetapi soal keselamatan nyawa masyarakat,” Ujar Kader HMI tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah, setiap detik keterlambatan rujukan bisa berujung pada hilangnya nyawa, dan kelalaian fasilitas publik tidak bisa dianggap sepele. pemerintah daerah harus memastikan setiap Puskesmas memiliki ambulance yang siap operasi, karena setiap detik keterlambatan dapat berakibat fatal.

Sampai berita ini terbit tim masih berusaha konfirmasi ke pihak puskesmas

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Konawe Gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Terkait Beredarnya BBM Oplosan

    DPRD Konawe Gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Terkait Beredarnya BBM Oplosan

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 79
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Ketua  DPRD Kabupaten Konawe,I Made Asmaya, SE.,MM., menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan peredaran bahan bakar minyak (BBM) oplosan di kabupaten Konawe, Senin, 10/3/2025 Hal ini dilakukan karena adanya laporan masyarakat saat dilakukan Hearing terkait banyaknya Pengguna sepeda motor yang melakukan pembelian BBM di beberapa SPBU di kabupaten […]

  • Forum CP3K Konawe Gelar Unjuk Rasa, Minta Pemda Segera Tuntaskan Pengangkatan Tahap I

    Forum CP3K Konawe Gelar Unjuk Rasa, Minta Pemda Segera Tuntaskan Pengangkatan Tahap I

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 69
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Forum Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CP3K) Kabupaten Konawe tahap I (Satu) tahun 2024 menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Konawe, Selasa 18 Maret 2025. Aksi unjuk rasa tersebut digelar untuk mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe dan DPRD Konawe untuk segera menyerahkan SK […]

  • Komandan Kodim 1430 Bersama Puluhan Anggota TNI Geruduk Mapolres Konut, Begini Kronologinya!

    Komandan Kodim 1430 Bersama Puluhan Anggota TNI Geruduk Mapolres Konut, Begini Kronologinya!

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 264
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara — Puluhan anggota TNI (Tentara Nasional Indonesia) Kodim (Komando Distrik Militer) 1430 Konawe utara tiba-tiba geruduk Mapolres konawe utara Kelurahan Wanggudu Kecamatan Asera, Sabtu (03/01/26)   Sempat terkejut, suasana haru penuh keakraban mewarnai situasi Polres Konawe utara dengan canda tawa bukti sinergitas yang kuat kedua institusi penjaga keamanan negara […]

  • Pemerintah kabupaten konawe siap menyalurkan pembayaran tunjangan hari raya(THR)sebesar 50 milyar

    Pemerintah kabupaten konawe siap menyalurkan pembayaran tunjangan hari raya(THR)sebesar 50 milyar

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 74
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Pemerintah Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, siapkan dana 50 Milyar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara atau ASN. Tunjangan hari raya (THR) ASN tersebut mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga Alokasi Dana Desa (ADD) dan perangkat Kelurahan. Hal […]

  • Kepala Desa linongasai tidak pernah terlibat dalam penambangan pengolahan pasir yang berada di teteona

    Kepala Desa linongasai tidak pernah terlibat dalam penambangan pengolahan pasir yang berada di teteona

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 79
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe -kepala Desa linongasai Rais Tuduan tidak pernah terlibat dalam penambangan pasir tersebut memang dia punya lahan. Disana tapi bukan saya yang menambang Sudah lama pertambangan berjalan tapi saya tidak pernah terlibat justru saya punya lahan di sana saya biar khan mereka mengolah keluarga  mencari nafkah tapi saya tidak terlibat sama […]

  • Kolaborasi Pemda dan DPRD Konawe Rumuskan Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

    Kolaborasi Pemda dan DPRD Konawe Rumuskan Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 84
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe mengikuti Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD 2025–2029, yang digelar oleh DPRD Kabupaten Konawe pada Rabu, 4 Juni 2025, di Ruang Rapat Utama Gedung H. Abd. Samad. Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, S.Pd., M.M., bersama Wakil […]

expand_less