Bupati Konawe H.Yusran Akbar memimpin langsung upacara hari kebangkitan nasional mengangkat tema jaga tunas bangsa perkuat kedaulatan negara
- account_circle Suhardin
- calendar_month 14 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Konawe – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, memimpin langsung upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Konawe, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Konawe tersebut diikuti unsur Forkopimda, jajaran ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, TNI-Polri, pelajar, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta upacara yang hadir dengan penuh semangat nasionalisme.
Dalam kesempatan itu, Bupati Konawe membacakan pidato resmi peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 yang mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa, Perkuat Kedaulatan Negara”.
Dalam pidatonya, Yusran Akbar menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting untuk merefleksikan semangat persatuan dan perjuangan bangsa yang dimulai sejak berdirinya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908.
Menurutnya, semangat kebangkitan nasional menjadi tonggak lahirnya kesadaran kebangsaan ketika kaum terpelajar mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi demi memperjuangkan kedaulatan bangsa.

“Semangat tahun 1908 merupakan titik awal transformasi perjuangan bangsa, dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomasi demi meraih kedaulatan serta menjaga martabat bangsa,” ujar Bupati saat membacakan pidato.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tantangan bangsa di era modern saat ini telah bergeser ke bidang informasi, teknologi, dan transformasi digital. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri bangsa.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga generasi muda sebagai aset utama bangsa. Tema Harkitnas tahun ini disebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Pemerintah, lanjutnya, terus menghadirkan berbagai program strategis nasional, seperti pendidikan gratis, pemerataan akses pendidikan, pembangunan sekolah rakyat dan sekolah unggulan, hingga peningkatan kualitas fasilitas pendidikan guna mengurangi ketimpangan sumber daya manusia.
Selain itu, sektor kesehatan juga menjadi perhatian melalui layanan kesehatan gratis agar masyarakat memperoleh akses pelayanan yang adil dan merata.
Di bidang ekonomi kerakyatan, pemerintah terus mendorong penguatan koperasi desa dan koperasi keluarga sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memperoleh kemudahan akses terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, dan layanan ekonomi dasar lainnya.
Dalam pidato tersebut, Bupati Konawe turut menyoroti pentingnya perlindungan anak di ruang digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Pemerintah, kata dia, telah memperkuat regulasi dan tata kelola sistem elektronik guna melindungi generasi muda dari dampak negatif dunia digital.
“Pemerintah resmi meluncurkan kebijakan pembatasan akses media sosial dan platform digital tertentu bagi anak di bawah usia tertentu guna memastikan generasi muda memperoleh akses terhadap konten digital yang sehat, edukatif, dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka,” ucapnya.
Di hadapan ribuan peserta upacara, peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 juga menjadi panggilan bagi seluruh elemen bangsa, mulai dari akademisi, praktisi, tokoh masyarakat, hingga generasi muda untuk kembali menyalakan api kebangkitan dalam setiap lini kehidupan.
Momentum tersebut diharapkan menjadi langkah bersama untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta memastikan setiap arah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
“Kebangkitan nasional adalah milik kita semua. Ia bermula dari kesadaran individu, bergerak secara kolektif, dan bermuara pada kejayaan bangsa yang berdaulat, maju, dan bermartabat,” lanjutnya.
Menutup pidatonya, Bupati Konawe mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan solidaritas sosial demi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berdaya saing.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita bersama. Mari kita bangkit bersama untuk Indonesia maju,” tutupnya.
Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 di Kabupaten Konawe berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme, ditandai dengan penghormatan kepada jasa para pahlawan serta komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa.
Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026. “Bangkit Bersama untuk Indonesia Maju.”
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar