Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » DPRD Kendari Soroti Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Senopati Land, Izin Terancam Dibekukan

DPRD Kendari Soroti Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Senopati Land, Izin Terancam Dibekukan

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | KENDARI – Konflik di kawasan pertokoan Senopati Land, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memasuki babak baru setelah muncul perselisihan antara pemilik ruko dan pemilik lahan terkait akses jalan di area tersebut. Persoalan itu kini menjadi perhatian serius DPRD Kota Kendari.

Komisi III DPRD Kota Kendari sebelumnya telah turun langsung melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (19/05/2026). Hasil kunjungan tersebut kemudian dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang menghadirkan seluruh pihak terkait.

Dalam RDP itu, DPRD menemukan adanya perbedaan persepsi antara pemilik lahan dan pemilik ruko mengenai legalitas serta penggunaan akses jalan di kompleks pertokoan Senopati Land.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Laode Azhar, menegaskan bahwa persoalan tersebut telah masuk dalam kategori pelanggaran serius tata ruang dan dinilai menabrak aturan perundang-undangan.

“Atas semua kesewenang-wenangan dari pihak pengembang yang melanggar dan menabrak aturan perundang-undangan, kami meminta dinas berwenang untuk membekukan izin Senopati Land,” ungkapnya saat memimpin RDP, Senin (25/05/2026).

Menurutnya, terdapat sejumlah pelanggaran yang ditemukan, mulai dari pelanggaran tata ruang, pensertifikatan fasilitas umum, hingga dugaan pengingkaran komitmen terhadap para pemilik ruko.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum di kawasan tersebut.

“Kami akan berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran bangunan yang berada di fasilitas umum di kompleks Senopati Land. Jadi semua bangunan yang memakai fasilitas umum yang ada di Senopati Land itu dibongkar,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar itu menilai fasilitas umum tidak seharusnya diperjualbelikan, meskipun dikelola pihak swasta. Ia menyebut kawasan tersebut memiliki kepentingan umum karena terdapat akses jalan dan area parkir yang digunakan masyarakat.

“Masa ada jalan dan lapangan parkir di sertifikat. Mestinya fasilitas umum ini diserahkan ke pemerintah untuk jadi tanggung jawab pemerintah. Tapi pihak pengembang Senopati Land ini tidak menyerahkan, malah dijual. Baru ada paksaan untuk pemilik ruko untuk beli, dan ini sudah kejahatan dan tidak boleh dibiarkan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat lanjutan terkait penerbitan 34 bidang sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kendari.

“Kami akan melakukan rapat kerja, kami akan panggil ulang, kita minta penertiban sertifikat Senopati Land dari awal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak BPN dalam forum tersebut juga telah mengakui adanya penerbitan 34 sertifikat di atas lahan fasilitas umum.

“Karena tadi sudah diakui, kami akan panggil dan minta mekanisme serta penertiban sertifikat 34 bidang di Senopati Land,” pungkasnya.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adanya Honorer Siluman Ternyata Hoaks: Pihak BKSDM Buka Suara, Tim Hukum PB. HAM Tempuh Jalur Hukum

    Adanya Honorer Siluman Ternyata Hoaks: Pihak BKSDM Buka Suara, Tim Hukum PB. HAM Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 113
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe, 22 september 2025 Isu mengenai adanya “honorer siluman” yang belakangan ramai diperbincangkan publik dan media sosial akhirnya terbantahkan. Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) konawe secara resmi menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan merupakan hoaks atau tidak betul Dalam aksi yang di lakukan pengurus besar himpunan aktivis muda […]

  • Pemda Konut Alokasin Dana Sebesar 14 M Untuk Petani, Serta Launching SPHP Bantuan Beras Untuk Masyarakat

    Pemda Konut Alokasin Dana Sebesar 14 M Untuk Petani, Serta Launching SPHP Bantuan Beras Untuk Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 130
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Dalam upaya menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga beras di daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara secara resmi meluncurkan kegiatan Launching Penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bantuan Beras Periode Juli – Desember 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Desa […]

  • Porseni Tingkat Kecamatan Wawolesea: Semangat Kemerdekaan dan Persaudaraan Menyambut HUT RI Ke-80

    Porseni Tingkat Kecamatan Wawolesea: Semangat Kemerdekaan dan Persaudaraan Menyambut HUT RI Ke-80

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 165
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, pemerintah kabupaten Konawe Utara menggelar upacara Pekan Olahraga dan Seni(Porseni) tingkat kecamatan Wawolesea pada hari Minggu, 10 Agustus 2025. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memupuk semangat persatuan, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam Mengenang hari kemerdekaan Republik […]

  • Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Digelar di Desa Duriaasi, Kecamatan Wonggeduku

    Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Digelar di Desa Duriaasi, Kecamatan Wonggeduku

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 121
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Pemerintah Desa Duriaasi, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, menggelar musyawarah khusus pembentukan Koperasi Merah Putih, Kamis (29/5/2025). Musyawarah ini menjadi langkah awal dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui badan usaha berbasis gotong royong. Musyawarah yang berlangsung di balai desa tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Duriaasi, Aksi, beserta perangkat […]

  • Pemkab Konawe Utara Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1447 H/2026 M

    Pemkab Konawe Utara Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1447 H/2026 M

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 183
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara resmi menetapkan besaran Zakat Fitrah Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penetapan tersebut diputuskan melalui rapat bersama antara Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta unsur Forkopimda Kabupaten Konawe Utara yang digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Konawe Utara, Jumat (6/3/2026). Dalam rapat […]

  • Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pencurian di Wanggudu Konawe Utara, Satreskrim Polres Konawe Utara Amankan Tiga Tersangka

    Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pencurian di Wanggudu Konawe Utara, Satreskrim Polres Konawe Utara Amankan Tiga Tersangka

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 162
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Konawe Utara (Konut) berhasil mengamankan tiga tersangka kasus pencurian di Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, pada Senin (25/8/2025) malam. Kasus ini terungkap setelah seorang warga bernama ML melaporkan kehilangan sejumlah barang di rumahnya. Dalam laporannya, ML menjelaskan awal mula […]

expand_less