Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » DPRD Kendari Soroti Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Senopati Land, Izin Terancam Dibekukan

DPRD Kendari Soroti Dugaan Pelanggaran Tata Ruang di Senopati Land, Izin Terancam Dibekukan

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 393
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | KENDARI – Konflik di kawasan pertokoan Senopati Land, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, memasuki babak baru setelah muncul perselisihan antara pemilik ruko dan pemilik lahan terkait akses jalan di area tersebut. Persoalan itu kini menjadi perhatian serius DPRD Kota Kendari.

Komisi III DPRD Kota Kendari sebelumnya telah turun langsung melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (19/05/2026). Hasil kunjungan tersebut kemudian dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang menghadirkan seluruh pihak terkait.

Dalam RDP itu, DPRD menemukan adanya perbedaan persepsi antara pemilik lahan dan pemilik ruko mengenai legalitas serta penggunaan akses jalan di kompleks pertokoan Senopati Land.

Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Laode Azhar, menegaskan bahwa persoalan tersebut telah masuk dalam kategori pelanggaran serius tata ruang dan dinilai menabrak aturan perundang-undangan.

“Atas semua kesewenang-wenangan dari pihak pengembang yang melanggar dan menabrak aturan perundang-undangan, kami meminta dinas berwenang untuk membekukan izin Senopati Land,” ungkapnya saat memimpin RDP, Senin (25/05/2026).

Menurutnya, terdapat sejumlah pelanggaran yang ditemukan, mulai dari pelanggaran tata ruang, pensertifikatan fasilitas umum, hingga dugaan pengingkaran komitmen terhadap para pemilik ruko.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas fasilitas umum di kawasan tersebut.

“Kami akan berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran bangunan yang berada di fasilitas umum di kompleks Senopati Land. Jadi semua bangunan yang memakai fasilitas umum yang ada di Senopati Land itu dibongkar,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar itu menilai fasilitas umum tidak seharusnya diperjualbelikan, meskipun dikelola pihak swasta. Ia menyebut kawasan tersebut memiliki kepentingan umum karena terdapat akses jalan dan area parkir yang digunakan masyarakat.

“Masa ada jalan dan lapangan parkir di sertifikat. Mestinya fasilitas umum ini diserahkan ke pemerintah untuk jadi tanggung jawab pemerintah. Tapi pihak pengembang Senopati Land ini tidak menyerahkan, malah dijual. Baru ada paksaan untuk pemilik ruko untuk beli, dan ini sudah kejahatan dan tidak boleh dibiarkan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, mengatakan pihaknya akan menggelar rapat lanjutan terkait penerbitan 34 bidang sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kendari.

“Kami akan melakukan rapat kerja, kami akan panggil ulang, kita minta penertiban sertifikat Senopati Land dari awal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak BPN dalam forum tersebut juga telah mengakui adanya penerbitan 34 sertifikat di atas lahan fasilitas umum.

“Karena tadi sudah diakui, kami akan panggil dan minta mekanisme serta penertiban sertifikat 34 bidang di Senopati Land,” pungkasnya.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesal Strom Tak Stabil, Masyarakat Konawe Utara Geruduk Kantor PLN UP3 Kendari

    Kesal Strom Tak Stabil, Masyarakat Konawe Utara Geruduk Kantor PLN UP3 Kendari

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 620
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | KENDARI – Amarah masyarakat Kabupaten Konawe Utara akhirnya memuncak. Kesal akibat strom listrik yang tidak stabil dan diduga menyebabkan banyak alat elektronik warga rusak, sejumlah masyarakat mendatangi kantor PLN UP3 Kendari, Rabu (13/5/2026), menuntut pertanggungjawaban serta solusi nyata dari pihak PLN. Dalam aksi tersebut, warga menyoroti kondisi kelistrikan di Konawe Utara […]

  • Soal Kasus Guru Supriany, Hakim Diminta Profesional dan Fokus Pada Fakta Kejadian, Bukan Karena tekanan publik

    Soal Kasus Guru Supriany, Hakim Diminta Profesional dan Fokus Pada Fakta Kejadian, Bukan Karena tekanan publik

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 295
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com | Konawe Selatan- Polemik kasus Guru Honorer Supriany yang terjadi di SDN 4 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara kian memanas hingga masuk ke meja hijau pengadilan negeri Konawe Selatan. Kasus Guru Honorer Supriany yang di duga memukul muridnya ini hingga mengalami memar dan melepuh menjadi perhatian besar publik secara luas bahkan […]

  • Seorang nenek berumur lansia tanpa identitas tinggal sebatang kara di Desa wowasolo kecamatan Wonggeduku,kabupaten Konawe

    Seorang nenek berumur lansia tanpa identitas tinggal sebatang kara di Desa wowasolo kecamatan Wonggeduku,kabupaten Konawe

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 259
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – seorang nenek yang berumur lansia tanpa identitas tinggal sebatang kara di Desa wowasolo.berdasarkan infomasi dari pemerintah setempat Dan, Kapolsek,Dinas sosial dan dukcapil yang bersangkutan tidak memiliki keluarga ataupun identitas.. Pemerintah desa sebelumnya hingga Desa sekarang sudah melakukan berbagai upayaTermasuk rencana memindahkan beliau ke pemukiman/tanah fasilitas desa untuk di bangunkan […]

  • Wakapolda Sultra Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV di Tambakua: PT AKP Hadir Sebagai Motor Penggerak Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang

    Wakapolda Sultra Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV di Tambakua: PT AKP Hadir Sebagai Motor Penggerak Pemberdayaan Masyarakat Lingkar Tambang

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 312
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara — Desa Tambakua di Kecamatan Landawe kembali menjadi pusat perhatian publik pada Jumat, 14 November 2025. Deretan batang jagung menguning yang melambai tertiup angin menjadi saksi kerja sama besar antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Pada hari itu, panen raya jagung Kuartal IV berlangsung meriah, dipimpin langsung […]

  • Porseni Kecamatan Wonggeduku Resmi Dibuka, Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kembangkan Potensi Generasi Muda

    Porseni Kecamatan Wonggeduku Resmi Dibuka, Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kembangkan Potensi Generasi Muda

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 163
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | KONAWE — Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, resmi dibuka pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di Lapangan Sambari, Desa Wawoone, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kegiatan Porseni tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, anggota DPRD Kabupaten Konawe H. Abdul Ginal Sambari, Kapolsek Wonggeduku, […]

  • Bantuan Mengalir, Rumah Korban Kebakaran di Lalohao Konawe Mulai Dibangun

    Bantuan Mengalir, Rumah Korban Kebakaran di Lalohao Konawe Mulai Dibangun

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 294
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | KONAWE – Suasana penuh semangat gotong royong menyelimuti Desa Lalohao, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sultra, Jumat (29/8/2025). Pemerintah setempat dan warga berbondong-bondong berkumpul, menggelar peletakan batu pertama pembangunan rumah baru bagi keluarga Bapak Mimi, korban kebakaran yang dua hari lalu rumahnya luluh lantak dilalap api. Di tengah deretan orang yang hadir, […]

expand_less