PT ANTAM dan TNI Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Konawe Utara, Buka Akses dan Harapan Baru Warga
- account_circle Suhardin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara— Senyum dan antusiasme masyarakat mewarnai peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Jumat (21/8/2026). Kehadiran jembatan sepanjang 47 meter tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat karena membuka akses yang lebih mudah untuk mendukung mobilitas, aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan masyarakat antarwilayah.
Pembangunan jembatan penghubung antarwilayah tersebut berhasil direalisasikan melalui kolaborasi strategis antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Peresmian dilakukan oleh Kepala Staf Teritorial (Kaster) Panglima TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi dan dihadiri jajaran TNI-Polri, Manajemen PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara , Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, perwakilan pemerintah kecamatan dan desa di Kabupaten Konawe Utara, serta masyarakat sekitar. Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulu Sawa merupakan salah satu dari dua jembatan yang dibangun di Konawe Utara dalam program tersebut, selain jembatan di Desa Banggina dengan bentangan 50 meter.

Dalam sambutannya, Letjen TNI Bambang Trisnohadi menegaskan bahwa program Pembangunan jembatan ini, merupakan program prioritas Bpk Presiden RI Prabowo Subianto sesuai nawacita yang kita ketahui Bersama. Pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan secara langsung bagi masyarakat. Jembatan Desa Ulu Sawa merupakan satu dari dua jembatan yang
diselesaikan dalam program kolaborasi ini.
“Jembatan terbangun, akses terbuka, harapan tumbuh, TNI hadir untuk rakyat.”
Bagi masyarakat, jembatan ini lebih dari sekadar penghubung. Kehadirannya memangkas hambatan aksesibilitas sehingga perjalanan harian menjadi lebih lancar, baik untuk anak-anak sekolah, warga yang membutuhkan layanan publik, maupun pergerakan ekonomi lokal.
Hal senada disampaikan General Manager PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara, Eko Aditya, S.T. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan ini.

“Bagi ANTAM, Konawe Utara bukan sekadar lokasi operasional tambang, melainkan bagian penting dari keberadaan perusahaan. Oleh karena itu, fokus kami adalah berjalan berdampingan dengan masyarakat serta berupaya memberikan nilai tambah bagi daerah. Sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, ANTAM, dan masyarakat yang terjalin hari ini menjadi pondasi penting untuk terus dijaga.”
Bupati Konawe Utara, Dr. H. Ikbar, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan infrastruktur yang menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan seperti ini akan memberikan dampak lebih besar apabila dijaga dan dimanfaatkan bersama oleh masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, serta PT ANTAM yang telah hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pembangunan jembatan ini,” ujar Ikbar.
Dari sisi masyarakat, kehadiran jembatan juga membawa harapan baru. Salah seorang warga sekitar, Bapak Misbah, mengungkapkan rasa syukur atas tersedianya akses yang lebih mudah bagi warga.

“Kami berterima kasih kepada TNI dan PT ANTAM, karena sekarang masyarakat punya akses yang lebih mudah. Jembatan ini sangat membantu kami dalam beraktivitas sehari-hari, terutama untuk pergi ke sekolah dan menyeberang. Kami berharap jembatan ini bisa awet dan tahan lama,” ungkap Misbah.
Suasana peresmian semakin semarak dengan penyambutan oleh murid-murid sekolah dasar yang turut menjadi pagar penyambutan Kaster TNI. Kehadiran anak-anak tersebut menjadi gambaran sederhana tentang salah satu manfaat penting dari terbukanya akses: perjalanan menuju pendidikan yang semakin mudah. Nuansa budaya lokal juga hadir melalui pertunjukan tari selamat datang dari Sanggar Kesenian Konawe Utara.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Konawe Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat kehadiran berbagai pihak, sehingga momentum peresmian tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Kini, sebuah jembatan telah berdiri. Namun yang diharapkan tumbuh bersamanya bukan hanya lalu lintas kendaraan dan aktivitas warga, melainkan juga kesempatan baru bagi masyarakat untuk bergerak, bekerja, belajar, dan membangun masa depan yang lebih baik.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar