Perkuat SDM Lingkar Tambang, ANTAM Gandeng Indonesia Mengajar Kembangkan SMKN 1 Konut
- account_circle Suhardin
- calendar_month 36 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_16908288
aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) melalui Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah lingkar tambang, khususnya melalui sektor pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan asesmen awal School Development Program (SDP) di SMK Negeri 1 Konawe Utara pada 27–29 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi ANTAM bersama Indonesia Mengajar.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya ANTAM mendorong transformasi pendidikan pada jenjang SMA/SMK di sekitar wilayah operasional perusahaan. Fokus pengembangan tidak hanya pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga peningkatan kapasitas tenaga pendidik, kualitas pembelajaran, relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, serta kesiapan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Dalam pelaksanaannya, tim Indonesia Mengajar melakukan serangkaian asesmen melalui wawancara, diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), observasi kondisi sekolah, telaah dokumen, verifikasi faktual, hingga kunjungan langsung ke rumah keluarga peserta didik (home visit).
Pada hari pertama, 27 Oktober 2026, tim Indonesia Mengajar yang didampingi ANTAM berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP). Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran awal kondisi pendidikan, termasuk data Rapor Pendidikan, perencanaan sekolah melalui ARKAS, serta Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Pendidikan SMK, Ishak Paway, S.Pd., M.A., menekankan pentingnya pendekatan kontekstual yang bertumpu pada potensi sekolah serta penguatan kebanggaan terhadap identitas dan potensi lokal
Selanjutnya, pada 28 Oktober 2026, tim melakukan audiensi dan menggali informasi secara langsung bersama kepala sekolah, para guru, serta peserta didik SMK Negeri 1 Konawe Utara.

Sementara pada hari ketiga, 29 Oktober 2026, tim melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi area operasional pertambangan ANTAM, melakukan home visit ke keluarga peserta didik, serta mengonsolidasikan seluruh temuan bersama ANTAM dan MIND ID selaku pemilik program.
Proses asesmen ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan dan potensi sekolah, memetakan kesiapan implementasi program, sekaligus menjadi landasan dalam menyusun desain intervensi pendidikan yang tepat sasaran, kontekstual, dan berkelanjutan.
Hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar penyusunan program pengembangan sekolah. Melalui SDP, ANTAM berharap SMK Negeri 1 Konawe Utara dapat tumbuh menjadi institusi pendidikan berkualitas yang mampu menghasilkan lulusan kompeten, terampil, berdaya saing, serta siap melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

CSR & ER Division Head ANTAM, Yulan Kustiyan, dalam pertemuan Program Pengembangan Sekolah Tingkat Menengah Wilayah Operasi ANTAM yang dihadiri jajaran unit ANTAM dan staf ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menyampaikan harapannya agar program tersebut memberikan perubahan nyata bagi dunia pendidikan di wilayah operasional perusahaan.
Ia berharap, ke depan masyarakat dapat melihat perubahan positif SMK Negeri 1 Konawe Utara, dari sekolah yang sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan menjadi institusi pendidikan yang mampu mencetak lulusan berkualitas, terampil, dan siap bekerja berkat kolaborasi ANTAM, pemerintah, serta kementerian terkait.
Inisiatif ini menjadi wujud sinergi antara ANTAM, pemerintah, dan para pemangku kepentingan pendidikan dalam membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Selain itu, program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan kompetensi generasi muda.
- Penulis: Suhardin

Saat ini belum ada komentar