aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – PT Bumi Konawe Mineral (BKM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Sulawesi Tenggara. Melalui program sharing belajar, perusahaan menggandeng SMK Negeri 1 Konawe Utara untuk memberikan pengayaan ilmu kepada para siswa, khususnya yang tertarik pada dunia pertambangan nikel.
Kegiatan yang digelar pada Selasa, 18 November 2025 di aula SMK Negeri 1 Konawe Utara ini menghadirkan narasumber profesional dari PT BKM, Yovi Fajar Tindean, yang berperan sebagai guru tamu. Kehadiran Yovi disambut antusias oleh puluhan siswa yang ingin mengetahui lebih jauh tentang industri tambang modern.
Dalam sesi penyampaian materi, Yovi membagikan pengalamannya seputar proses penambangan nikel, teknologi yang digunakan di lapangan, serta pentingnya penerapan standar keselamatan dan pengelolaan lingkungan. Ia menekankan bahwa industri pertambangan saat ini tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi juga keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.
“Melalui sharing ini, kami ingin siswa memahami tidak hanya teori, tapi juga praktik langsung di lapangan. Dunia tambang berkembang cepat, dan mereka harus siap menghadapi tantangan nyata di industri,” ujar Yovi Fajar Tindean.
Para siswa terlihat antusias mengikuti sesi diskusi, terutama saat membahas teknik eksplorasi, proses pengolahan mineral, hingga manajemen lingkungan di area tambang. Banyak siswa mengajukan pertanyaan serta mengungkap ketertarikannya pada peluang karier di sektor pertambangan.
“Pelajaran ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu bagaimana pertambangan nikel dikelola secara profesional dan bertanggung jawab,” ungkap salah satu siswa setelah sesi berlangsung.
Program ini merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan antara PT BKM dan SMK Negeri 1 Konawe Utara dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, membuka wawasan dunia industri kepada siswa, serta mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghubungkan pendidikan dan industri, tetapi juga melahirkan generasi muda yang memahami pentingnya inovasi, keselamatan, dan keberlanjutan dalam kegiatan pertambangan.





