Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Diduga Jadi Dalang Mutasi Eselon di TPA Mataiwoi, Ketua PGRI Konawe Diterpa Tudingan Keras

Diduga Jadi Dalang Mutasi Eselon di TPA Mataiwoi, Ketua PGRI Konawe Diterpa Tudingan Keras

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | Konawe-Gelombang protes terhadap pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe kian meluas. Kali ini, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Konawe, Hj. Hania Yusran, disebut-sebut sebagai aktor intelektual di balik pelantikan yang berlangsung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mataiwoi beberapa waktu lalu.

Tudingan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PB HAM Konawe Raya, Muh Supril, saat memimpin aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Konawe, Selasa (24/2/2026). Dalam orasinya, ia menyebut bahwa Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Konawe diduga memiliki peran strategis dalam proses mutasi jabatan, khususnya di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe.

“Ketua PGRI Konawe kami duga menjadi dalang pelantikan kemarin. Ini tidak bisa dianggap kebetulan,” tegas Muh Supril di hadapan massa aksi.

Menurutnya, sebagai organisasi profesi yang menaungi guru dan kepala sekolah, PGRI seharusnya berdiri di garis depan dalam membela kepentingan tenaga pendidik. Ia menilai, jika benar terdapat keterlibatan dalam proses mutasi yang menuai polemik, hal tersebut justru bertentangan dengan semangat organisasi.

“PGRI itu pelindung guru, pengayom kepala sekolah. Harusnya menjadi corong aspirasi, bukan malah diduga ikut bermain dalam pusaran mutasi jabatan,” ujarnya.

Muh Supril bahkan menyebut pelantikan yang dilakukan di TPA Mataiwoi sarat nuansa politis. Ia menduga ada motif balas dendam politik dalam penataan jabatan yang terjadi pasca kontestasi demokrasi di daerah tersebut.

“Ini pelantikan seperti balas dendam politik. Proses demokrasi sudah selesai, jangan lagi ada pembelahan di tubuh birokrasi,” katanya lantang.

Tak hanya menyoroti dugaan keterlibatan Ketua PGRI, massa aksi juga menilai pelantikan yang digelar di lokasi TPA Mataiwoi tidak mencerminkan etika birokrasi yang baik. Mereka mempertanyakan urgensi dan simbolisme pemilihan lokasi tersebut untuk pelantikan pejabat struktural.

Selain itu, Muh Supril mengingatkan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi tantangan serius, terutama dalam hal efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi masyarakat yang melemah, seharusnya pemerintah fokus pada stabilitas dan kesejahteraan rakyat. Bukan justru memicu kegaduhan melalui mutasi yang kontroversial,” tegasnya.

Sebelumnya, Muh Supril bersama sejumlah aktivis, guru, dan pengawas sekolah juga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dikbud Konawe. Mereka mendesak Bupati Konawe untuk membatalkan pelantikan pejabat eselon III dan IV yang dinilai tidak transparan dan berpotensi menabrak prosedur administrasi.

Massa menuntut agar pemerintah daerah membuka secara terang benderang proses, dasar hukum, serta pertimbangan dalam pelantikan tersebut. Mereka juga meminta agar tidak ada intervensi pihak manapun dalam proses penataan jabatan di sektor pendidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Ketua PGRI Konawe terkait tudingan tersebut. Sementara itu, polemik mutasi pejabat di Kabupaten Konawe diprediksi masih akan terus bergulir, seiring desakan publik agar pemerintah daerah menjunjung tinggi prinsip transparansi, profesionalisme, dan netralitas birokrasi

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Kasus Guru Supriany, Hakim Diminta Profesional dan Fokus Pada Fakta Kejadian, Bukan Karena tekanan publik

    Soal Kasus Guru Supriany, Hakim Diminta Profesional dan Fokus Pada Fakta Kejadian, Bukan Karena tekanan publik

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 119
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com | Konawe Selatan- Polemik kasus Guru Honorer Supriany yang terjadi di SDN 4 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara kian memanas hingga masuk ke meja hijau pengadilan negeri Konawe Selatan. Kasus Guru Honorer Supriany yang di duga memukul muridnya ini hingga mengalami memar dan melepuh menjadi perhatian besar publik secara luas bahkan […]

  • DPD LSM Lacak Konut Berharap PT Antam UBPN Konut Segera Beroperasi Kembali

    DPD LSM Lacak Konut Berharap PT Antam UBPN Konut Segera Beroperasi Kembali

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 114
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konut – Ketua LSM Lacak DPD Konawe Utara (Konut), LD Isman R, menyampaikan harapan agar aktivitas pertambangan PT. Antam Tbk UBPN Konut segera beroperasi kembali. Hal ini bertujuan untuk memulihkan perekonomian di wilayah lingkar tambang, khususnya di Blok Mandiodo. Menurut LD Isman R, keberadaan PT. Antam Tbk UBPN Konut memiliki dampak […]

  • Jakarta Bergejolak: Ratusan Massa Konawe Utara Kepung PT Kembar Emas Sultra, Ledakkan Tuntutan Dugaan Tambang Ilegal dan Perambahan Hutan

    Jakarta Bergejolak: Ratusan Massa Konawe Utara Kepung PT Kembar Emas Sultra, Ledakkan Tuntutan Dugaan Tambang Ilegal dan Perambahan Hutan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 347
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026 – Ibu kota memanas. Ratusan massa dari Konsorsium Lembaga Pemerhati Konawe Utara menggeruduk kantor PT Kembar Emas Sultra, meluapkan kemarahan atas dugaan penambangan tanpa RKAB dan dugaan perambahan kawasan hutan. Sejak pagi, tekanan massa tak terbendung. Spanduk bernada keras terbentang, orasi tajam menggema. Demonstran menuding adanya […]

  • Pasangan Kapolres Konut Berhasil Meraih Juara 1 Piala Bupati Merdeka Champions Seri 1500

    Pasangan Kapolres Konut Berhasil Meraih Juara 1 Piala Bupati Merdeka Champions Seri 1500

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 91
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the love Aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan republik Indonesia (RI) ke-79 tahun 2024, Pemerintah daerah (pemda) konawe utara dan Kepolisian Resor (polres) bersinergi menggelar kejuaraan badminton “Bupati Konut Merdeka Champions Seri 1500” Gelaran turnamen Merdeka champion seri 1500 yang dibuka tanggal 13 agustus 2024 bertempat di gedung olahraga (Gor) […]

  • Polres Konut Turunkan 48 Personel Amankan Giat Malam Taptu dan Pawai Obor Tradisi Sambut Hut RI ke-79

    Polres Konut Turunkan 48 Personel Amankan Giat Malam Taptu dan Pawai Obor Tradisi Sambut Hut RI ke-79

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 89
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the love Aspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Pawai obor atau lebih dikenal malam Taptu merupakan kegiatan nasional sebagai tradisi yang dilaksanakan sehari sebelum hari kemerdekaan republik Indonesia Malam taptu malam penetapan waktu dilaksanakan guna meningkatkan kewaspadaan sambut hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-79 tahun 2024 Guna mengamankan agenda pemerintah dan kegiatan masyarakat itu, Kepolisian […]

  • PT Sumber Bumi Putra (SBP) dan Pemerintah Desa Tapunggaya Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushola di Dusun 3

    PT Sumber Bumi Putra (SBP) dan Pemerintah Desa Tapunggaya Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushola di Dusun 3

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 136
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Suasana penuh kebersamaan terasa di Dusun 3 Desa Tapunggaya, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, saat PT Sumber Bumi Putra (SBP) bersama Pemerintah Desa Tapunggaya melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan mushola, Kamis (18 September 2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, ketua BPD, perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat, tokoh […]

expand_less