Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERPOPULER » Diduga Melakukan Praktek KKN; Kades Lalonona Di Demo Ratusan Warganya

Diduga Melakukan Praktek KKN; Kades Lalonona Di Demo Ratusan Warganya

  • account_circle Suhardin
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Spread the love

aspirasirakyatsultra.com | KONAWE – Ratusan warga Desa Lalonona, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemberhentian Kepala Desa (Kades) Lalonona, Wagiyanto.

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dilakukan sang kades selama menjabat.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, Wagiyanto diduga melakukan tindakan nepotisme dalam penyaluran bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari pemerintah daerah.

“Yang menerima bantuan UMKM hampir 80 persen adalah aparat desa. Sementara warga yang benar-benar punya usaha justru tidak mendapatkan bantuan,” ungkapnya.

Menurut warga, saat program bantuan UMKM digelontorkan, sejumlah aparat desa tiba-tiba membuat usaha dadakan hanya untuk mendapatkan bantuan tersebut. Hal inilah yang memicu kekecewaan warga hingga mendesak pemerintah kabupaten segera mencopot Wagiyanto dari jabatannya.

Menyikapi aksi tersebut, Camat Amonggedo Hj. Megawati menemui massa dan menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung untuk kemudian disampaikan ke pemerintah kabupaten.

“Tuntutan bapak ibu agar Pak Wagiyanto dicopot, jadi aspirasi ini akan kami tampung dan sampaikan ke kabupaten,” kata Megawati di hadapan warga.

Sementara itu, Kades Lalonona, Wagiyanto, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membenarkan adanya aksi demonstrasi tersebut. Ia menyebutkan kemungkinan terkait penyaluran bantuan UMKM.

“Maaf saya lagi di jalan dari Unaaha, mungkin demo soal UMKM,” ujar Wagiyanto.

Terkait tudingan penyaluran bantuan yang dilakukan sepihak, Wagiyanto menegaskan bahwa dana UMKM baru diterima pihak desa kemarin dan hingga kini belum disalurkan.

“Baru kemarin kami terima dan belum disalurkan. Nantinya akan kami rapatkan kembali siapa saja penerima yang berhak,” jelasnya.

Namun, Wagiyanto juga tidak menampik adanya aparat desa yang ikut masuk dalam daftar penerima bantuan UMKM. Menurutnya, bantuan tersebut memang diperuntukkan bagi pelaku usaha, tanpa terkecuali.

“Iya, bantuan ini untuk pelaku usaha. Jadi meskipun aparat desa, kalau memang punya usaha bisa saja mendapatkannya. Tapi tetap akan kami rapatkan lagi,” pungkasnya.

Aksi demonstrasi warga Desa Lalonona berlangsung tertib dengan pengawalan langsung Kapolsek Pondidaha IPTU Salim Sainal bersama Babinsa setempat.

  • Penulis: Suhardin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang Event Harmoni Sultra 2025; Pemda Konut Mengadakan Rapat Pemantapan

    Menjelang Event Harmoni Sultra 2025; Pemda Konut Mengadakan Rapat Pemantapan

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 14
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara menggelar rapat persiapan pelaksanaan Event Harmoni Sultra 2025, sebuah agenda tahunan yang mempertemukan budaya, kreativitas, dan potensi daerah se-Sulawesi Tenggara. Rapat yang digelar di Hotel Sawa Beach ini merupakan bentuk kesiapan dan dukungan Konawe Utara dalam menyukseskan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal […]

  • Soal Kasus Guru Supriany, Hakim Diminta Profesional dan Fokus Pada Fakta Kejadian, Bukan Karena tekanan publik

    Soal Kasus Guru Supriany, Hakim Diminta Profesional dan Fokus Pada Fakta Kejadian, Bukan Karena tekanan publik

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Suhardin
    • visibility 215
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveAspirasirakyatsultra.com | Konawe Selatan- Polemik kasus Guru Honorer Supriany yang terjadi di SDN 4 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara kian memanas hingga masuk ke meja hijau pengadilan negeri Konawe Selatan. Kasus Guru Honorer Supriany yang di duga memukul muridnya ini hingga mengalami memar dan melepuh menjadi perhatian besar publik secara luas bahkan […]

  • Adanya Temuan BPK Sultra, LSM LACAK Bakal Laporkan Kepala Desa Tinondo Ke APH

    Adanya Temuan BPK Sultra, LSM LACAK Bakal Laporkan Kepala Desa Tinondo Ke APH

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 284
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe Utara – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konawe Utara (Konut) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LACAK kembali menyoroti tata kelola keuangan di desa, khususnya di Kabupaten Konawe Utara. Hal ini menyusul adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Tenggara terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan Desa Tinondo Kec Oheo Kab Konawe […]

  • Meski Di Guyur Hujan Bupati Konawe Yusran Akbar S.T, Serahkan Alsintan Untuk Petani

    Meski Di Guyur Hujan Bupati Konawe Yusran Akbar S.T, Serahkan Alsintan Untuk Petani

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 212
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe – Pemerintah Kabupaten Konawe terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, kepada tiga Brigade Pangan (BP). Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten […]

  • Kapolres Konawe Edi Raharjono,S.I.K.,M.Si., komitmen Untuk Memastikan Seluruh Perkara Tidak Mandek di Tangani Polres Konawe

    Kapolres Konawe Edi Raharjono,S.I.K.,M.Si., komitmen Untuk Memastikan Seluruh Perkara Tidak Mandek di Tangani Polres Konawe

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Suhardin
    • visibility 56
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com |Konawe – Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K.,M.Si., menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh perkara hukum yang tengah ditangani Polres Konawe tidak mandek, termasuk sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi dan aktivitas tambang pasir ilegal yang selama ini menjadi sorotan publik. Sabtu, 1 Agustus 2026 Di bawah kendali Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) saat ini masih menangani sejumlah perkara yang berada pada tahap penyelidikan hingga penyidikan. Sementara itu, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) terus bergerak melakukan penindakan terhadap praktik penambangan pasir ilegal yang dinilai merugikan lingkungan dan berpotensi mengganggu stabilitas daerah. AKBP Edi Raharjono menegaskan, tidak ada perkara yang akan diabaikan. Seluruh kasus akan ditelaah secara menyeluruh sebelum ditentukan langkah hukum lanjutan. “Semua perkara yang ada akan kami pelajari secara komprehensif, termasuk progres penanganannya. Tidak ada yang dibiarkan,” tegasnya. Ia menekankan bahwa penegakan hukum tidak boleh berjalan setengah hati, namun tetap harus mempertimbangkan dampak terhadap kehidupan masyarakat dan jalannya pembangunan daerah. “Penegakan hukum harus tegas, tapi juga terukur. Jangan sampai langkah hukum justru menghambat aktivitas masyarakat atau mengganggu kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya. Lebih lanjut, Kapolres memastikan keberlanjutan penanganan perkara dari kepemimpinan sebelumnya. Ia menegaskan, setiap perkara yang telah memenuhi unsur pidana akan dituntaskan tanpa kompromi sesuai aturan hukum yang berlaku. “Perkara yang sudah memenuhi unsur, pasti kami lanjutkan hingga tuntas. Tidak ada ruang untuk berhenti di tengah jalan,” katanya. Dalam upaya memperkuat penanganan berbagai persoalan, Polres Konawe juga akan mengintensifkan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para pemangku kepentingan. “Kami akan duduk bersama Forkopimda dan stakeholder untuk memastikan setiap persoalan bisa diselesaikan secara menyeluruh dan tidak berlarut-larut,” tambahnya. Terkait isu agenda pemeriksaan terhadap Bupati Konawe dalam salah satu perkara yang tengah ditangani penyidik, Kapolres mengaku belum menerima laporan perkembangan terbaru. “Informasi itu belum saya lihat,” ujarnya singkat. Sementara itu, salah satu perkara yang menjadi perhatian publik adalah dugaan tindak pidana suap dan pemalsuan dokumen dalam proses pelantikan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Konawe yang berlangsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mataiwoi pada 20 Februari 2026. Kasus ini memantik sorotan luas karena diduga tidak hanya menyangkut pelanggaran administrasi, tetapi juga mengarah pada potensi tindak pidana serius dalam proses pengangkatan pejabat. Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan dan alat bukti guna mengungkap secara terang dugaan praktik melawan hukum tersebut. Publik pun menanti langkah tegas aparat dalam memastikan proses hukum berjalan transparan dan tanpa tebang pilih.

  • Menyambut (HUT) Bayangkara ke 79 tahun Polsek Wonggeduku melakukan BAKTI RELIGI Di kelurahan puuduria 19 Juni 2025

    Menyambut (HUT) Bayangkara ke 79 tahun Polsek Wonggeduku melakukan BAKTI RELIGI Di kelurahan puuduria 19 Juni 2025

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Suhardin
    • visibility 190
    • 0Komentar
    Spread the love

    Spread the loveaspirasirakyatsultra.com | Konawe -Kepolisian resor (Polres)  Konawe sektor Wonggeduku melakukan kegiatan bakti Religi Kapolsek Wonggeduku. Iptu Edy Rambulangi,S.H bersama jajarannya  serta aparat TNI dan masyarakat setempat turun langsung melakukan kegiatan di salah satu tempat ibadah(PURA) yang berada di kecamatan Wonggeduku. Lanjut dia juga sangat berterimakasih kepada masyarakat yang sudah ikut serta dalam kegiatan […]

expand_less